BMW Dan Ford Uji Coba Baterai Solid-State

BMW dan Ford Uji Coba Baterai Solid-State

KabarOto.com – Ford dan BMW diklaim segera memiliki sel baterai solid-state canggih dan akan mulai melakukan uji coba dalam industri otomotif.

Sebelumnya, kedua pabrikan tersebut telah mengumumkan investasi ke Solid Power untuk mengembangkan baterai baru yang canggih pada tahun 2017. Kini, invetasi tersebut berkembang dengan berdirinya pabrik di Colorado dan akan mulai memproduksi baterai solid-state pada awal 2022.

Menurut kabar terbaru, fasilitas baru tersebut akan fokus pada pembuatan bahan elektrolit padat berbasis sulfida dan mencakup ruang untuk jalur produksi yang berfokus pada sel baterai 100 ampere.

Baca Juga : Terdampak Krisis Chip Semikonduktor, Fitur Keselamatan Ford Puma Dipangkas

Sementara itu, Ford dan BMW harus mendapatkan sel-sel ini pada awal 2022 dan mulai mengujinya dalam aplikasi otomotif sebelum peluncuran pasar pada akhir dekade ini.

Baterai solid-state diklaim oleh banyak orang sebagai langkah logis berikutnya dari baterai lithium-ion saat ini yang digunakan oleh kendaraan listrik dan hibrida. Di mana, baterai ini menawarkan peningkatan kepadatan energi, mengurangi biaya, dan memiliki harapan hidup yang lebih besar.

Menurut CEO Solid Power, Doug Campbell, mengatakan bahwa mereka lebih aman karena elektrolit cair yang berfungsi sebagai percikan yang mengarah ke pelarian termal.

Baca Juga : 1 Dekade Merugi, Ford Akan Stop Produksi Di India

“Mengacu pada pabrikan mobil yang berjuang melawan masalah kebakaran di kendaraan listrik mereka. Kami sangat yakin bahwa masalah yang sekarang dihadapi Hyundai dan GM ini akan diatasi dengan baterai solid-state,” ungkap Campbell.

Meskipun berada di jalur yang sama, Solid Power tidak bermaksud menjadi pesaing dari Panasonic, LG, dan CATL dan memandang dirinya sebagai perusahaan material.

Ekspansi produksi perusahaan akan memungkinkannya menghasilkan sel yang cukup untuk memasok beberapa OEM melakukan pengujian otomotif. Tetapi berencana untuk melisensikan sel baterai kepada mitra daripada memproduksinya sendiri.