Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cara Industri Pelumas Bertahan di Masa Pandemik Covid-19

Jumat, 25 September 2020
Cara Industri Pelumas Bertahan di Masa Pandemik Covid-19

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Dampak pandemik Covid-19 tidak hanya dirasakan oleh industri otomotif. Industri pendukungnya seperti pelumas juga mengalami penurunan permintaan sejak April-Mei 2020 lalu.

Industri otomotif, manufaktur, pertambangan dan komersial yang selama ini menopang penjualan pelumas di Indonesia merosot tajam, salah satu sektor yang masih tetap berjalan sampai saat ini adalah pertanian.

Baca Juga: Digital Jadi Strategi EMLI Pasarkan Pelumas Di Masa Pandemik Covid-19

"Saat kondisi normal penjualan pelumas sampai 180 kl, untuk otomotif, industri dan komersial," terang Andria Nusa, Ketua Umum Asosiasi Pelumas Indonesia (Aspelindo).

Lapangan usaha yang positif tumbuh hanya pertanian, yang lainnya negatif.

"Otomotif, pertambangan, konstruksi semua negatif kecuali pertanian," paparnya.

Meski optimis, namun Andria memperkirakan kemungkinan terburuk, skenario penurunan sampai 17%.

"Kami harap skenario lebih baik, hanya 13%," terangnya beberapa waktu lalu.

Asosiasi ini pun memiliki cara untuk mengatasi dampak Covid-19 ini, di antaranya survivev, service, prepare dan action. Survive ini dilakukan untuk jangka pendek, karena perusahaan industri pelumas terdiri dari berbagai perusahaan, besar dan kecil.

"Yang paling riskan perusahaan menengah ke bawah," terangnya lagi.

Terpenting menurutnya adalah menerapkan protokol kesehatan. Selanjutnya adalah efisiensi dan dukungan pemerintah terhadap industri ini.

Cara bertahan yang kedua adalah service untuk konsumen yang terdampak. "Layanan tambahan kemudahan akses atau home service," terang dia lagi.

Selanjutnya yang harus dilakukan adalah prepare atau persiapan untuk menghadapi new normal atau post normal.

Baca Juga: Produsen Pelumas Ini Ajarkan Siswa SMK Jadi Pengusaha Bengkel

Persiapan menggunakan program digital untuk memasarkan produk dan cara melayani konsumen dengan baik," terangnya lagi.

Action merupakan cara mengatasi pandemik, program CSR harus dijalankan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Tags:

#Fungsi Pelumas #Produsen Pelumas
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan