Cerita Menarik Di Balik Citroen Dyane 6

Cerita Menarik di Balik Citroen Dyane 6 Citroen Dyane 6 tahun 1973 milik Pak de Bei Budiono (Foto: Dika Side.id)

KabarOto.com - Terkait mobil memang tidak ada habisnya, ditambah masih banyak pecinta mobil-mobil lama. Alhasil keluaran tahun 90-an hingga saat ini masih terus terlihat sliweran di jalanan. Biasanya seseorang memiliki ketertarikan dengan mobil klasik karena ada cerita dibalik mobil tersebut.

Sosok Pakdhe Bei Budiyono tidak bisa lepas dari mobil klasik. Beliau senang disebut pecinta dan penikmat mobil klasik. Karena itulah mobil klasik miliknya sangat banyak, mencapai 25 unit. Selain mengoleksi Pakdhe Bei juga senang merawat dan mengotak-atik mobil tersebut.

Foto: Dika Side.id

Eitsss... Berbeda dengan modifikator atau bengkel ya. Pakdhe lebih suka mengubah mobil klasik untuk tetap klasik, alias original seperti awalnya kecuali untuk kepentingan tertentu. Nah, dari sekian banyak mobil klasik miliknya, salah satunya yaitu Citroen Dyane 6 memiliki cerita manis.

Baca juga: First Buyer Yang Membuat Penjualan Toyota Avanza Naik

Citroen Dyane 6 miliknya keluaran tahun 1973 berwarna biru mint, dan dipadukan dengan modifikasi jok yang berubah warna menjadi merah muda, dengan bahan beludru. Menariknya, ini adalah mobil yang Pakdhe dan istri inginkan sejak masa pacaran loh. Bahkan ada stiker berbentuk hati pada pintu kirinya.

Foto: Dika Side.id

Lucunya lagi, nama Dyane ini mirip dengan nama istrinya, yaitu Diana. Jadi Pakdhe juga sering menyebut mobil ini Citroen Diana. Begitu terawat dan kondisinya sangat baik, sampai ada yang sangat tertarik loh dengan mobil ini. Tapi sayang Pak dhe tidak mau menjual mobil ini.

Akhirnya dibuatlah Citroen Dyane 6 keluaran tahun 1974 yang persis dengan miliknya. Bedanya, tidak ada jok warna pink dengan bahan beludru didalamnya. Sehingga, kembarannya ini selayaknya original dari keluar pabrik tanpa perubahan apapun.

Si kembar (Foto: Dika Side.id)

Pakdhe tidak mau bagian-bagian dari mobilnya ini dicampur dari merek-merek lain, alias tidak original. Pria paruh baya ini mengatakan, "Saya mobil Citroen, harus semua part-nya dari Citroen. Tidak bisa dari part-nya Toyota saya masukkan. Mobil kol pakai lampu kijang, saya tidak bisa, kijang ya kijang, kol Mitsubishi ya kol Mitsubishi, Citroen ya Citroen."

Citroen Dyane 6 ini memiliki kapasitas mesin sebesar 602 cc dengan tenaga maksimum yang dihasilkan hanya 32Hp pada 5750Rpm. Mobil ini dapat melaju maksimum 120Km per jam. Dan transmisi yang dipakai mobil ini adalah transmisi manual 4-percepatan.

Baca Juga: Begini Cara Merawat Mobil Klasik Nan Antik

Perawatan mobil ini juga tidak sulit loh. Maka Pakdhe dan tim biasanya hanya mencuci semua jok Citroen Diana ini dengan air sabun. Kemudian dijemur hingga benar-benar kering. Sedangkan untuk eksteriornya masih sama dengan merawat mobil sekarang, yaitu jangan sering terkena panas matahari dan langsung dicuci apabila terkena hujan.

Sedangkan untuk mesin, bisa satu atau dua minggu sekali mobil dipanaskan, diajak jalan-jalan. Juga jangan lupa rutin cek oli layaknya servis berkala. Apabila lama tidak digunakan, disarankan kabel aki untuk dicabut saja.