Dilakukan Bertahap, Transaksi Tol Nirsentuh MLFF Masih Tahap Pra-Uji Coba

Dian Tami Kosasih
Dian Tami Kosasih
Jumat, 24 April 2026
Dilakukan Bertahap, Transaksi Tol Nirsentuh MLFF Masih Tahap Pra-Uji Coba

Transaksi Tol Nirsentuh MLFF (BPJT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Badan Pengatur Jalan Tol (c) Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan bahwa transformasi sistem transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) dilakukan secara bertahap dan terukur. Saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap pra-uji coba yang mencakup pengujian fungsional (functional test).

Kepala BPJT, Wilan Oktavian, menyatakan bahwa tahapan awal ini sangat krusial untuk memastikan kesiapan sistem secara menyeluruh sebelum masuk ke fase uji coba yang lebih luas dan evaluasi mendalam.

Baca Juga: Waspada, Ada 18 Titik Jalan Berlubang di Tol Jakarta-Cikampek hingga Pejagan-Pemalang

Wilan menekankan bahwa penerapan MLFF bukan sekadar kecanggihan teknologi, melainkan transformasi sistem layanan jalan tol nasional yang kompleks. Oleh karena itu, setiap langkah diambil dengan prinsip kehati-hatian guna menghindari risiko operasional di lapangan.

“Implementasi MLFF tidak bisa hanya dilihat sebagai penerapan teknologi, tetapi merupakan transformasi sistem secara menyeluruh. Karena itu, setiap tahapan harus dilakukan secara hati-hati agar sistem berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko di lapangan,” ujar Wilan.

Meskipun penetrasi penggunaan ponsel pintar di Indonesia sangat tinggi, BPJT mengidentifikasi bahwa kesiapan perilaku pengguna jalan menjadi tantangan utama. Literasi digital, akses teknologi, dan tingkat kepatuhan pengguna terhadap sistem baru ini memerlukan perhatian khusus.

Menurut Wilan, adopsi sistem baru membutuhkan proses adaptasi dan sosialisasi yang masif agar masyarakat dapat bertransaksi dengan lancar tanpa kendala teknis saat sistem resmi diberlakukan.

Baca Juga: Menjajal Tol Fungsional Purwomartani-Prambanan dari Jogja Menuju Semarang dengan Chery Tiggo 8 CSH

“Adopsi sistem baru membutuhkan kesiapan perilaku. Oleh karena itu, perlu disiapkan proses adaptasi dan sosialisasi agar masyarakat dapat menggunakan sistem ini dengan baik,” ujar Wilan.

Selain kesiapan teknis dan pengguna, pemerintah tengah fokus memperkuat ekosistem pendukung. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama Badan Usaha Pelaksana (BUP) MLFF untuk menyelaraskan regulasi, integrasi sistem, hingga jaminan keamanan data pengguna.

Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan MLFF sangat bergantung pada sinergi antara teknologi, pengguna, dan ekosistem. Dengan pendekatan bertahap ini, diharapkan MLFF ke depan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas, efisiensi perjalanan, serta kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan.

Tags:

#Transaksi Tol Nirsentuh MLFF #Jalan Tol #Tips Jalan Tol

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan