Dua Macam Gaya Berkendara, Pilih Yang Aman!

Dua Macam Gaya Berkendara, Pilih yang Aman!

KabarOto.com - Mengisi kegiatan di tengah pandemi, banyak hal yang dilakukan secara virtual salah satunya Daihatsu bersama GT Radial. Sebenarnya acara seperti ini bukan pertama kali, Sob. Nah, kali ini obrolannya berhubungan dengan gaya mengemudi bertajuk Aggressive vs Defensive Driving.

Ditayangkan pada Sabtu (19/9), tema tentang berkendara ini dipilih untuk mengedukasi Sobat KabarOto terkait perilaku berkendara yang aman demi meminimalisir potensi kecelakaan.

Baca Juga: Ingin Selamat Di Jalan? Ini Tips Berkendara Dari Astra Honda Motor

Senior Instructor dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sonny Susmana selaku pembicara mengajak penonton untuk berkendara secara defensive. Pasalnya, mayoritas kecelakaan yang terjadi di jalan raya akibat gaya berkendara yang agresif.

Sobat KabarOto bisa membedakannya, kalau defensive driving yaitu perilaku mengemudi yang mengedepankan sisi proaktif. Jadi, pengemudi akan berpikir panjang, mencegah sebelum terjadi, serta melakukan antisipasi. Nah, cara berkendara seperti ini bisa meminimalisir potensi kecelakaan.

Sementara itu, aggressive driving biasanya memiliki emosi dalam berkendara yang tidak stabil. Ciri-ciri pengemudi ini adalah berkendara dalam kecepatan tinggi yang tidak konsisten, berjalan zig-zag tanpa memberikaan lampu sein. Bahkan akselerasi dan deselerasinya kasar.

Baca Juga: Sobat KabarOto, Sayangi Anakmu Ketika Berkendara Pakai Fitur Ini

Aggressive driving biasanya didominasi oleh green driver. Berdasarkan data statistik kecelakaan di Indonesia, tipe pengemudi inilah yang menyumbang angka tertinggi dengan persentase sebesar 55 persen.

Safety driving prinsipnya sama dengan defensive driving, yaitu untuk meminimalisir risiko bahaya dalam berkendara. Bedanya, safety driving memerlukan kemampuan berkendara yang baik dan benar.

"Untuk bisa mengemudi secara defensive driving cukup mudah. Selalu berpikir positif, toleransi, sopan, berbagi, jaga jarak kendaraan, jaga kecepatan, kontrol emosi, atur manajemen waktu perjalanan, utamakan keselamatan orang lain dan tidak seruntulan," pesan Sonny.