Ekspor Mobil Suzuki Meningkat 7 Persen Di Awal Tahun 2021

Ekspor Mobil Suzuki Meningkat 7 Persen di Awal tahun 2021 Proses pengapalan Suzuki ke mancanegara

KabarOto.com - Pandemik Covid-19 membuat industri otomotif terpuruk, penjualan di dalam dan luar negeri menurun. Namun tahun 2021 ini menjadi awal yang baik bagi PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) untuk bisa pilih dan bangkit di masa Pandemik. Hal itu didukung dengan pencapaian ekspor yang positif bulan Januari lalu, tumbuh 7% dibanding Desember 2020 lalu.

Apriyanto, Assistant to Production Planning Control Dept. Head PT SIM menjelaskan, Januari 2021 menjadi harapan positif bagi SIM. Peningkatan performa ekspor Suzuki didominasi oleh produk kebanggaan dan buatan dalam negeri, yaitu New Carry Pikap.

Baca Juga: Bocoran Suzuki Swift Terbaru, Meluncur Bulan Maret

"Peningkatan ekspor ini menumbuhkan optimisme kami memaksimalkan volume ekspor di tahun 2021," terangnya. Ekspor dilakukan dalam bentuk CBU juga CKD, agar dapat berkontribusi pada perekonomian di Indonesia.

Ekspor Suzuki ke mancanegara

Ekspor CBU New Carry Pikap berkontribusi sampai 35,4%, performa ekspor Suzuki juga didukung pengapalan CKD Karimun Wagon R sebesar 21% dan CBU Suzuki XL7 sebesar 18,4%. Saat ini, Suzuki telah berhasil memasarkan mobil, baik CBU maupun CKD, ke 51 negara yang tersebar di Asia, Amerika Selatan, Timur Tengah, Oseania, hingga Afrika.

Jumlah tujuan negara ekspor ini pun akan terus ditingkatkan, seiring membaiknya kondisi perekonomian di berbagai negara yang sempat terpuruk akibat Pandemik.

Peningkatan performa ekspor Suzuki ini, menunjukkan minat konsumen internasional terhadap mobil buatan Indonesia semakin tinggi.

Baca Juga: Beli Mobil Suzuki Dapat Asuransi Banjir Gratis

Indonesia menjadi bagian dari 3 pilar Suzuki di dunia setelah Jepang dan India, ke depan akan terus memproduksi kendaraan yang berkualitas dan value for money.

"Kendaraan produksi Suzuki Indonesia bisa benar-benar menjadi kebanggaan Indonesia dan disukai konsumen global,” tutur Apriyanto.