Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Electreon dan InductEV Ciptakan Standar Baru Pengisian Daya Nirkabel

Kamis, 26 Maret 2026
Electreon dan InductEV Ciptakan Standar Baru Pengisian Daya Nirkabel

, Electreon merampungkan akuisisi terhadap InductEV Inc

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Dunia kendaraan listrik (EV) baru saja menyaksikan pergeseran paradigma besar setelah Electreon merampungkan akuisisi terhadap InductEV Inc. Langkah strategis tersebut menyatukan dua kekuatan utama dalam industri pengisian daya nirkabel asal Amerika Serikat.

Menggabungkan teknologi in-road charging (pengisian daya di jalan) milik Electreon dan sistem statis berdaya tinggi milik InductEV, entitas baru ini bersiap menghadirkan platform pengisian energi tanpa kabel paling komprehensif di dunia untuk sektor transportasi berat dan logistik.

Terobosan ini menjawab tantangan terbesar dalam adopsi kendaraan listrik komersial, yakni waktu henti (downtime) untuk pengisian baterai. Melalui penggabungan ini, perusahaan kini menawarkan solusi pengisian daya nirkabel di semua skenario penggunaan.

Baca Juga: Daimler Truck Gandeng Quantum Systems Kembangkan Drone Militer

Mulai dari pengisian dinamis di jalan raya saat kendaraan melaju, pengisian cepat (burst charging) saat berhenti sejenak di halte atau lampu merah, hingga pengisian stasioner semalam di depo logistik. Hal ini memungkinkan armada bus dan truk beroperasi hampir 24 jam tanpa perlu dicolokkan ke kabel pengisi daya konvensional.

Keunggulan utama dari integrasi ini tercermin dalam portofolio produk terbarunya yang mencakup empat kategori revolusioner yakni LINE, DASH, DOT, dan Ultra DOT.

Teknologi LINE memungkinkan kendaraan mengisi daya pada kecepatan jalan raya, sementara DASH memberikan energi instan saat kendaraan mengantri di pangkalan taksi atau halte bus.

Sedangkan seri DOT dan Ultra DOT difokuskan pada pengisian otomatis tanpa tangan (hands-free) di hub logistik, khusus untuk kendaraan berat kelas 8 yang membutuhkan daya sangat besar dalam waktu singkat.

Sinergi ini juga memperkuat posisi dominan mereka dalam kekayaan intelektual global dengan kepemilikan hampir 400 paten terkait transfer energi nirkabel. Kekuatan paten ini memastikan bahwa teknologi yang mereka kembangkan menjadi standar acuan bagi produsen kendaraan listrik masa depan.

Selain itu, integrasi teknologi InductEV yang telah memenuhi standar Build America Buy America (BABA) memberikan keunggulan strategis untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah Amerika Serikat dalam proyek infrastruktur publik berskala besar.

Baca Juga: Bosch FCPM C100, Solusi Bus Kota Ramah Lingkungan di Berlin 2026

Bagi industri transportasi, kehadiran platform tunggal ini berarti efisiensi biaya operasional yang signifikan. Operator armada tidak perlu lagi membangun infrastruktur pengisian daya kabel yang rumit dan memakan tempat di depo mereka.

Kendaraan seperti bus transit dan truk kargo dapat menjaga level baterai tetap optimal sepanjang hari hanya dengan melintasi jalur khusus atau berhenti di titik pengisian yang tertanam di bawah permukaan aspal. Ini adalah langkah nyata menuju ekosistem transportasi tanpa emisi yang jauh lebih praktis dan berkelanjutan.

Dengan akuisisi ini, masa depan di mana mobil listrik tidak lagi tergantung pada kabel pengisi daya sudah di depan mata. Electreon tidak hanya menjual produk, tetapi membangun ekosistem pengisian daya yang "tak terlihat" dan menyatu dengan infrastruktur kota.

Terobosan ini diprediksi akan mempercepat transisi kendaraan berbahan bakar fosil ke listrik secara masif, terutama di sektor angkutan barang yang selama ini terkendala oleh keterbatasan jarak tempuh dan lamanya waktu pengisian daya baterai tradisional.

Tags:

#Kendaraan Listrik #Electreon #InductEV Inc.
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kusnadi Chahyono

Jurnalis otomotif sejak 2003. Senang naik motor dan mengulas mobil baru terutama teknologi terbaru. Pendidikan jurnalistik di FISIP UPN VETERAN JAKARTA angkatan 1997. Suka foto event karena sudah bisa megang kamera sejak SMP. Jurnalis dan fotografer tahun 2003-2013 di majalah otomotif tertua dari Inggris Autocar Magazine franchise Indonesia yang dipegang MRA Group. Sempat di PR Agency selama satu tahun. Sebagai jurnalis di Dapurpacu.com pada tahun 2014-2017. Bisa menjadi host otomotif setelah bergabung di Otoblitz. Saat ini menjadi jurnalis di Kabaroto.com.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan