Fungsi Dyno Test Bukan Hanya Ajang Besar-Besaran Tenaga

Fungsi Dyno Test Bukan Hanya Ajang Besar-Besaran Tenaga AHT Garage

KabarOto.com – Nama dyno test atau dynometer test mungkin sudah familiar apalagi di dunia balap ataupun modifikasi mesin. Biasanya orang melakukan dyno test untuk mengukur settingan pas dari mesin, sebelum dan sesudah tuning apakah lebih baik, tenaga lebih besar dan sebagainya, bakal ketahuan di alat dyno.

Tapi ternyata dyno test bukan hanya identik dengan mobil modifikasi mesin saja loh. Namun mobil standar pun sebenarnya perlu juga melakukan dyno test.

Baca juga: Maxx ECU Tawarkan Standalone Berkualitas Harga Terjangkau

“Untuk dyno test khususnya mobil harian, itu kita melihat mobil itu masih dalam kondisi primanya atau tidak. Jadi dari situ kita punya perbandingan, harusnya tenaganya berapa sih,” jelas Yuda Regisama Anggoro Owner dari AHT Garage di kawasan Tangerang Selatan.

Contoh lain adalah ketika mobil sehabis melakukan turun mesin. Mobil setelah turun mesin, untuk melihat apakah mesin itu sehat atau tidak, bisa dicek di dyno.

“Ada beberapa bengkel sehabis turun mesin melakukan test dyno disini. Setelah dyno bandingin sama mobil stabdar lainnya, apabila powernya lebih kecil dari lainnya, itu artinya kan ada yang salah dalam instalasi. Jadi mereka melakukan perbaikan dulu sebelum dikembalikan ke kustomer, sehingga kustomer dapat yang terbaik,” papar penyuka mesin SR20 itu.

Baca juga: Asyik Nih, Sekarang Di Kawasan BSD Tangerang Selatan Bisa Dyno Test

Ada juga beberapa pabrikan otomotif datang untuk melakukan research, misalnya pengetesan bahan bakar atau aditif.

“Beberapa pabrikan otomotif ada juga yang datang mengetes bahan bakar atau aditif, mobilnya standar, misalnya ada aditif di pasaran dites apakah naik tenaganya atau tidak. Jadi lebih bersifat reasearch sih,” ujarnya.