GM Berencana Hentikan Penjualan Mobil Bersetir Kanan

GM Berencana Hentikan Penjualan Mobil Bersetir Kanan

KabarOto.com - General Motors (GM) mengumumkan akan menghentikan penjualan mobil bersetir kanan di tiga negara, yaitu Thailand, Australia, dan Selandia Baru. Keputusan tersebut diambil dengan alasan penjualan yang terus menurun di tiga negara tersebut.

Merek legendaris GM di Australia dan Selandia Baru, yakni Holden, otomatis juga akan dibubarkan. GM akan sekaligus menutup dan menjual pabrik di Rayong, Thailand akibat penggunaan pabrik yang rendah. Saat ini GM Thailand hanya memproduksi dua model, yaitu Chevrolet Colorado dan Chevrolet Trailblazer. Bahkan GM Thailand juga mengimpor Chevrolet Captiva dari Indonesia sejak September 2019 lalu.

Penjualannya pada 2019 sebesar 15.161 unit, angka tersebut merosot sebesar 25,4 persen dari angka 20.313 unit. Sebanyak 1.900 karyawan pun akan terkena dampak dari penutupan pabrik tersebut. GM Thailand sepanjang masa aktifnya, pernah memproduksi Chevrolet Zafira, Optra, Estate, Kalos, Aveo, Cruze, dan juga Captiva yang diekspor ke Indonesia.

Baca juga: General Motors Hentikan Penjualan, Ke Mana Pengguna Chevrolet Mengadu?

Holden bisa jadi akan jadi tinggal sejarah

Pabrik tersebut telah dijual kepada Great Wall Motors yang berencana masuk ke Asia Tenggara. Great Wall Motors sebelumnya dikabarkan juga telah membeli pabrik GM India yang sudah terlebih dulu tutup.

Baca juga: Fasilitas Produksi Mobil dan Mesin GM Thailand Dijual ke Great Wall Motors

Holden juga telah menutup pabriknya terlebih dahulu pada 2017 lalu, dengan alasan yang sama dan menjadi importir hingga akhirnya akan ditutup awal tahun depan. Line-up Holden saat ini yaitu terdiri dari model rebadge dari Chevrolet, Opel, dan GMC.

Salah satu tulang punggung Holden adalah Holden Colorado yang diimpor dari Thailand. Secara otomatis, Holden akan merasa terpukul dengan penutupan pabrik GM di Thailand. Holden juga sempat menjadi merek mobil terlaris selama puluhan tahun di Australia, hingga akhirnya Holden dikalahkan oleh merek Jepang seperti Toyota dan Mazda.

Dikabarkan, General Motors sudah tidak tertartik lagi membangun mobil setir kanan akibat terus menurunnya pasar. Itulah alasan mengapa Chevrolet Indonesia berhenti menjual mobil-mobilnya di Indonesia lebih dulu. GM akan lebih fokus penjualannya di pasar Amerika Utara, Amerika Selatan, China dan Korea Selatan. (Bagus)