Harga Mobil Terbang Diprediksi Bakal Lebih Mahal Dibandingkan Supercar

Harga Mobil Terbang Diprediksi Bakal Lebih Mahal Dibandingkan Supercar

KabarOto.com – Selain kendaraan elektrifikasi dan otonom, mobil terbang dipercaya akan menjadi salah satu moda transportasi yang akan digunakan di masa depan.

Oleh sebab itu, Pentagon Motor Group mulai membuat rancangan untuk menjual mobil terbang yang diprediksi akan lebih mahal dibandingkan dengan harga Ferrari SF90 Stradale yang memiliki harga sekitar Rp 9 miliar.

Baca juga: Hyundai Serius Kembangkan Mobil Terbang

Distributor otomotif asal Inggris ini memperkirakan harga mobil terbang akan mencapai Rp 10 miliar di masa depan. Harga selangit tersebut disebabkan oleh beberapa komponen yang belum ada dipasaran, seperti sayap, mesin jet kecil, dan tangki bahan bakar khusus.

Selain itu, calon pemilik mobil terbang perlu meyediakan biaya tambahan untuk kepemilikan lisensi terbang dan lahan parkir dengan standar khusus.

Baca juga: Mobil Terbang PAL-V Liberty Kantongi Sertifikasi EASA

Menurut Kepala Pemasaran Pentagon Motor Group, Shakeel Hussian menjelaskan bahwa harga kepemilikan mobil terbang tidak realistis bagi sebagian besar masyarakat saat ini. Namun, jika minat terhadap mobil terbang semakin tinggi, maka harganya akan turun dengan sendirinya.

“Seperti hal mobil listrik, harga mobil terbang pun akan semakin turun seiring berjalannya waktu dan terjangkau sehingga tersebar luas,” jelasnya.

Sebagai informasi, Pentagon Motor Group memasarkan beberapa model mobil terbang, yakni AeroMobil, Pal-V, Aska, Moller Skycar 400, Terrafugia dan SkyDrive.