Hino Gandeng WWF Indonesia Dukung Konservasi Badak Jawa

Hino Gandeng WWF Indonesia Dukung Konservasi Badak Jawa Hino pemberian camera trap untuk konservasi Badak Jawa

KabarOto.com - Sebagai upaya menjaga kelestarian Badak Jawa, Hino Indonesia bekerjasama dengan WWF Indonesia menggelar kegiatan konservasi Badak Jawa. Kerjasama ini dilakukan dalam bentuk penyerahan 15 unit camera trap untuk kegiatan monitoring dan studi bagi peneliti di lokasi konservasi hewan langka tersebut.

Penyerahan secara simbolis tersebut dilakukan Kazushi Ehara, Presiden Direktur PT Hino Motors Manufacturing Indonesia kepada Suhandri, Direktur Regional Sumatera Ujung Kulon (SUMON) WWF – Indonesia di Desa Kertamukti, Kecamatan Sumur, Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Jawa Barat, 30 Maret 2018.

"Badak Jawa ini merupakan salah satu kekayaan nasional Indonesia yang populasinya sangat sedikit yang harus dilestarikan habitatnya. Pemberian Camera Trap ini diharapkan dapat mendukung konservasi badak jawa melalui WWF Indonesia," ujar Ehara.

Baca juga: Hino Serahkan 600 Unit New Generation Ranger FM 260 JD ke PT CPM

Badak Jawa (Rhinoceros Sondaicus) yang memliki ciri khas satu cula, merupakan species satwa yang dilindungi. Bahkan, hewan tersebut berstatus terancam punah (critically endangered species). Saat ini, hanya 67 ekor Badak Jawa yang tercatat masih hidup di Taman Nasional Ujung Kulon. Ya, cuma di daerah inilah satu-satunya habitat tempat tinggal Badak Jawa di seluruh dunia.

Pemasangan camera trap Hino
Pemasangan camera trap Hino

Pertumbuhan populasi Badak Jawa juga sangat lambat karena lamanya waktu yang diperlukan untuk bereproduksi. Selain itu, Badak Jawa merupakan hewan yang sangat pemalu sehingga sulit untuk diobservasi secara langsung. Kegiatan monitoring dapat dilakukan dengan beberapa metode yakni dengan camera trap.

Konservasi Badak Jawa wajib dilakukan karena Badak Jawa memainkan peran yang penting dalam ekosistem. Badak merupakan spesies payung dalam ekosistem di mana secara fungsi ekologis berperan sebagai penebar biji. Sebagai mamalia berperut tunggal (tidak memamah biak), makanan tidak tercerna dengan sempurna sehingga biji tertinggal bersama feses dan menyebar di area tempat tinggal badak.

Camera Trap Hino Indonesia akan dipasang di wilayah bagian Barat Pegunungan Honje yang belum pernah terdata sebelumnya untuk mengetahui kehadiran populasi dan sebaran badak di wilayah tersebut.

Terdapat kesaksian warga yang menyatakan bahwa mereka pernah melihat adanya jejak dan kotoran badak di wilayah tersebut sehingga perlu dilakukan penelitian. Pemberian camera trap ini diharapkan dapat membantu WWF Indonesia dalam melakukan kegiatan konservasi Badak Jawa.

Hino dukung konservasi Badak Jawa
Hino dukung konservasi Badak Jawa

Sebelumnya, Hino Indonesia pernah bekerjasama dengan WWF Indonesia dalam program rehabilitasi terumbu karang di Pulau Badul, Ujung Kulon, Jawa Barat. Program tersebut dirancang agar sesuai dengan upaya WWF Indonesia untuk menkonservasi badak bercula satu yang hampir punah karena perambahan habitat alami mereka oleh manusia. Program ini telah membantu masyarakat setempat untuk menemukan sumber mata pencaharian lain yang lokasinya jauh dari hutan habitat Badak Jawa.

"Kegiatan CSR Hino Indonesia adalah suatu kegiatan yang berkesinambungan yang dijalankan oleh tim khusus dan meliputi berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, konservasi budaya, dan masih banyak lagi. Kerjasama Hino Indonesia dengan WWF Indonesia untuk kegiatan CSR ini telah berjalan lebih dari 5 tahun sejalan dengan aspek yang diharapkan oleh Hino Indonesia," imbuh Ehara.

WWF Indonesia melalui Direktur Regional Sumatera Ujung Kulon (SUMON) Suhandri menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Hino untuk terus berkontribusi dalam
upaya pelestarian Badak Jawa melalui kegiatan CSR.

"Keberlanjutan kegiatan CSR Hino Indonesia untuk terus mendukung upaya pelestarian badak jawa di Ujung Kulon merupakan sebuah bentuk komitmen yang patut diapresiasi. Dukungan yang diberikan oleh Hino Indonesia bekerjasama dengan WWF-Indonesia akan mampu memberikan manfaat jangka Panjang terhadap upaya pelestarian Badak Jawa. Mewakili WWF Indonesia, saya ucapkan terima kasih kepada Hino Indonesia atas komitmen tersebut" pungkas Suhandri.