POPULAR STORIES

HMSI Investasikan Rp7 Miliar Untuk Fasilitas Hino Total Support Customer Center

HMSI Investasikan Rp7 Miliar Untuk Fasilitas Hino Total Support Customer Center Fasilitas Hino Total Support Customer Center (HTSCC) (Foto: Sigit/KabarOto.com)

KabarOto.com – Tingginya jumlah angka kecelakaan di jalan raya, membuat PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) secara konsisten membuat program keselamatan berkendara sejak tahun 2017.

Puncaknya, HMSI membangun fasilitas pusat pelatihan berkendara yang diberi nama Hino Total Support Customer Center (HTSCC) yang berlokasi di kawasan Kota Bukit Indah (KBI) Purwakarta, Jawa Barat.

Presiden Direktur HMSI, Masato Uchida mengatakan, "Kami membangun Hino Total Support Training Center sebagai pusat pelatihan pengemudi untuk membantu kelancaran transportasi yang aman dan ekonomis melalui pengemudi yang handal dan tertib berlalu lintas."

Baca juga: Kembali Digelar, Hino Safety Driving Competition Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

Fasilitas HTSCC dibangun di atas lahan seluas 24.000 meter persegi. Dan, memiliki berbagai fasilitas, seperti basic driving course mulai dari blind spot test area, inspection bay, stop & go, parking parallel, S shape curves, hairpin turn, parking reverse, circle road, portal, crank road, dan Safety brake. Selain itu di dalam gedung terdapat driving simulator dan kelas–kelas bagi pengemudi yang mengikuti pelatihan mengacu kepada standar BNSP.

Bukan hanya memiliki fasilitas yang lengkap, HTSCC juga dibekali dengan para instruktur yang handal, terlatih dan tersertifikasi. Karena Hino saat ini memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) atau disebut LSP – LPK PT Hino Motors Sales Indonesia yang merupakan LSP PIHAK 1 Pendidikan yang didirikan berdasarkan SK LPK nomor 006/SK/LPK-HMSI/IV/2021, yang merupakan perpanjangan tangan dan sudah berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

LSP-LPK HMSI memiliki tujuan untuk menjadi lembaga sertifikasi yang mengedepankan mutu dalam penyelenggaraan sertifikasi dan diakui secara nasional maupun internasional.

Baca juga: Profil Hino Ranger FG 235 JU

“Kami menginvestasikan biaya sebanyak Rp7 miliar untuk fasilitas HTSCC. Di mana, para sopir akan dilatih dan bisa mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi dan Lembaga Pelatihan Kerja (LSP-LPK),” ungkap Aftersales Director HMSI, Irwan Supriyono.

Sebagai informasi saja, Hino merupakan satu–satunya merek kendaraan komersial di Indonesia yang memiliki sirkuit pusat pelatihan berkendara bagi pengemudi pelangganya.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) PT. Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) Santiko Wardoyo menambahkan bahwa fasilitas ini dibangun dengan masukan-masukan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan.

"Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan Hino Jepang mengenai bagaimana membuat test course cukup memadai. Kami harapkan test course ini bisa memberikan hasil yang maksimal untuk mengurangi angka kecelakaan yang ada di Indonesia," ungkapnya.

Baca juga: Mengandalkan Truk Hybrid, Tim Hino Sugawara Tuntaskan Reli Dakar 2022

Fasilitas HTSCC digunakan untuk pelatihan berkendara truk dan bus yang aman, seperti teknik safety driving, teknik pengereman, mengemudi yang baik, mengemudi yang ekonomis, pemeriksaan harian, teknik blind spot, serta setiap pelatihan akan dipandu juga oleh video learning yang diberikan oleh Hino Motors Limited Japan.

Selain pelatihan secara praktek, diberikan juga pelatihan secara teori seperti update informasi teknologi kendaraan Hino, karakteristik kendaraan dan manusia, serta basic english conversation. Targetnya pada 2022 ada 2.000 sopir truk dan bus yang dilatih dan disertifikasi.