Honda Mobilio Tidak Berstatus All New? Ini Penjelasan Bos Honda!

Honda Mobilio Tidak Berstatus All New? Ini Penjelasan Bos Honda! New Honda Mobilio (Deni/KO)

KabarOto.com - Model teranyar dari Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) PT Honda Prospect Motor (HPM), yakni New Honda Mobilio baru saja meluncur di Indonesia. Mobil ini mengalami sejumlah ubahan baik pada sisi eksterior dan interiornya.

Mobil yang dirancang khusus untuk pasar otomotif Tanah Air itu, memang tidak mengalami ubahan yang signifikan, jika dibandingkan dengan sejumlah rivalnya di Indonesia. Dalam kurun waktu 5 tahun kiprahnya di Indonesia, sejak pertama kali dirilis tahun 2014 lalu, pihak pabrikan masih belum melakukan ubahan besar bagi model MPV pertamanya tersebut.

Segmen LMPV sendiri diketahui saat ini persaingannya cukup ketat, para pabrikan berlomba untuk melakukan sejumlah re-desain bagi jajaran produk mereka, serta menambahkan serangkaian fitur baru untuk dapat memikat hati konsumen di pasar domestik.

Baca juga: LCGC Andalan Honda Indonesia Bakal 'Go International'

Namun sayang, pada New Honda Mobilio belum dilengkapi sejumlah fitur pendukung yang kini tersedia di rival kuat mereka, yakni fitur start/stop engine. Menanggapi hal tersebut pihak HPM pun angkat bicara.

"Fitur itu belum (start stop engine). Tahun ini kami juga sudah luncurkan (Mobilio facelift). Bicara seluruh fitur, Mobilio itu semua fitur sudah kita sediakan di awal sewaktu peluncuran perdana. Kita langsung melengkapi beragam fitur saat keluar pertama," ungkap Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor (HPM) saat berbincang dengan KabarOto di Ancol, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Lebih lanjut Jonfis pun turut menegaskan bahwa fitur unggulan yang diusung sepatutnya tersedia pada sebuah kendaraan ialah yang tidak bisa ditemukan konsumen di bengkel aftermarket pada umumnya.

"Fitur yang dimaksud di tempat kita juga kita pisahkan. Ada fitur yang aksesori seperti fog lamp bisa ditemui aftermarket. Tapi bukan fitur ATPM. Kalau seperti CVT, efisiensi bahan bakar, power yang besar, itu tidak bisa dibeli dipasaran. Fitur yang dimaksud adalah fitur yang tidak bisa dibeli umumnya, dan Honda cukup banyak di sana," imbuh Jonfis.

Baca juga: Ini Prediksi Industri Otomotif Tanah Air Versi Honda Prospect Motor

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan bagi Honda untuk menambah fitur baru pada jajaran produknya. Jika ada kompetitor dengan fitur unggulan yang ternyata mendapat sambutan positif dari masyarakat di segmen itu. "Kalau kompetitor datang, otomatis dia buat tambahannya dong. Kalau tidak pasti drop. Ke depan, kalau ada model baru mungkin kita akan up lagi," tandasnya.