Hopium Memperkenalkan Prototipe Sedan Bertenaga Hidrogen

Hopium Memperkenalkan Prototipe Sedan Bertenaga Hidrogen

KabarOto.com - Perusahaan asal Prancis yakni Hopium, tidak membuang waktu untuk membuat dan menjalankan prototipe. Perusahaan mengumumkan niatnya untuk membangun mobil hidrogen berperforma tinggi pada Oktober 2020, dan kini telah menunjukkan video mobil Alpha 0 di trek uji dengan kecepatan 200 kpj.

Mobil produksi yang bakal disebut Hopium Machina, menjanjikan tenaga sebesar 500 dk, kecepatan menjangkau bahkan lebih dari 230 kpj, dan jangkauan lebih dari 1.000 km (620 mil) dari sepasang tangki H2 yang dibuat oleh perusahaan asal Belgia yakni Plastic Omnium.

Pendiri Hopium Olivier Lombard adalah seorang pembalap mobil yang berbakat. Pada tahun 2011, ia memenangkan kelas LMP2 di 24 Hours of Le Mans, menjadi pemenang Le Mans termuda.

Baca juga: Honda SUV E: Prototipe Debut di Tiongkok

Mobil Hopium tampak hebat, seolah-olah para perancangnya telah memperhatikan karya Aston Martin. Elemen khasnya, kata perusahaan, adalah desain lampu depannya yang bergelombang, yang memang terlihat cukup manis.

Sasis mobil dibuat seperti rata dengan bagian lantai, dengan dua tangki bahan bakar di belakang. Menurut pihak Hopium, nantinya sasis akan terlihat lebih rata dari pada gambar render di bawah ini.

Hidrogen terbentuk sebagai sektor panas dalam permainan energi terbarukan berkat kemampuannya untuk menyimpan energi terbarukan dalam bentuk yang dapat diangkut. Tetapi akan sulit untuk memulainya, pada akhir tahun 2020 hanya ada 553 stasiun hidrogen di dunia.

Jepang memimpin dunia dengan 142 statsiun, di Eropa ada Prancis dengan 34 stasiun dan Jerman dengan 100 statsiun. Namun, pembangunan stasiun hidrogen baru semakin cepat, dan tren ini kemungkinan akan berlanjut karena hidrogen mulai membuktikan nilai kepadatan tinggi, pengisian cepat, bahan bakar elektro cair di sektor truk jarak jauh.

Akankah infrastruktur pengisian bahan bakar yang dibangun sepenuhnya membuat hidrogen menjadi pilihan tepat untuk mobil penumpang? Ya, dalam beberapa keadaan. Ini akan lebih baik daripada baterai-listrik untuk hari-hari yang panjang di jalan raya, karena Anda dapat mengisi bahan bakar dan menabrak jalan secepat mobil bensin saat ini.

Baca juga: Mobil Konsep Bertenaga Hidrogen Yang Terbuat Dari Bahan Daur Ulang Dan Kayu

Ini juga akan lebih baik bagi orang yang tidak memiliki kemampuan untuk mengisi daya di rumah, seperti banyak penghuni apartemen. Di luar kasus penggunaan tersebut, baterai kemungkinan masih akan lebih masuk akal bagi sebagian besar penduduk kota.

Hopium telah membuka buku pesanan dan deposit US$488 (sekitar Rp 7 jutaan) untuk 1.000 unit Machina pertama, dengan harga penuh mulai dari US$143.000 (sekitar Rp 2,06 miliar). Selanjutnya pengiriman diperkirakan akan dimulai pada 2025, sementara produksinya akan mulai pada kuartal pertama 2022.

"Tim Hopium sudah berkomitmen penuh dalam melaksanakan langkah selanjutnya," bunyi siaran pers perusahaan, "bertujuan untuk memproduksi Hopium Machina dalam skala industri, dengan pertemuan baru diharapkan pada kuartal pertama tahun 2022."