Hyundai Berencana Produksi Chip Semikonduktor Sendiri

Hyundai Berencana Produksi Chip Semikonduktor Sendiri

KabarOto.com – Krisis chip semikonduktor tengah menghantui industri otomotif di seluruh dunia. Akibatnya, beberapa pabrik berhenti beroperasi sementara, sehingga produksi mobil terganggu.

Untuk mengatasi hal tersebut, Hyundai berencana mengembangkan dan memproduksi chip semikonduktor untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok komponen tersebut.

Menurut keterangan, Kepala Operasional Hyundai Global, Jose Munoz mengatakan bahwa untuk krisis chip semikonduktor yang sedang berlangsung, kami berusaha sebaik mungkin mengatasi permasalahan tersebut.

"Industri otomotif bereaksi sangat cepat. Tetapi, dalam kasus ini kami ingin dapat mengembangkan chip kami sendiri agar tidak bergantung dalam situasi seperti ini. Namun, hal ini membutuhkan banyak investasi dan waktu, tetapi ini adalah sesuatu yang sedang kami kerjakan,” ungkap Munoz.

Dirinya menambahkan bahwa afiliasi suku cadang Hyundai Mobil akan memainkan peran penting dalam pengembangan chip internal.

Sementara itu, Direktur pengembangan pasar komersial di Real-Time Innovations, Bob Leigh mengungkapkan bahwa kemampuan untuk mengamankan pasokan mungkin merupakan fitur pembeda dari OEM sukses yang bertahan dari guncangan dan konsolidasi industri.

Baca Juga : Hyundai Staria Kinder Siap Antar Jemput Ke Sekolah

“Ada kemungkinan pihak OEM akan mengakuisisi atau bermitra dengan perusahaan yang dapat mengamankan pasokan. Namun, kekurangan ini akan mendorong industri untuk mengadopsi teknologi chip baru yang lebih ekonomis untuk diproduksi,” jelas Bob Leight.

Sebagai informasi, meskipun kekurangan pasokan chip konduktor, Hyundai berhasil meningkatkan penjualan globalnya sepanjang tahun 2021. Pabrikan mobil asal Korea Selatan ini mengklaim berada di jalur yang tepat untuk mulai memproduksi kendaraan listrik di Amerika Serikat pada tahun 2022, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi di pabriknya di Alabama.