Hyundai Dan Kia Diduga Melakukan Pemalsuan Data Uji Emisi Kendaraan

Hyundai dan Kia Diduga Melakukan Pemalsuan Data Uji Emisi Kendaraan Kia Sportage (Foto: Kia)

KabarOto.com - Hyundai dan Kia diduga melakukan kecurangan hasil uji emisi kendaraan. Hasilnya, dua pabrikan asal Korea Selatan tersebut tengah diperiksa oleh pemerintah Jerman.

Melansir berbagai sumber, sebanyak delapan properti Kia dan Hyundai yang berada di Jerman dan Luksemburg tengah diperiksa oleh pihak berwenang setempat. Pemeriksaan ini dipimpin oleh Uni Eropa melalui badan bernama Eurojust.

Kedua pabrikan mobil tersebut dilaporkan melakukan pemalsuan terhadap hasil emisi kendaraan menggunakan sebuah perangkat lunak. Menurut jaksa dari Frankfurt, ada sekitar 210.000 unit mobil diesel ilegal beroperasi di jalan raya.

Baca juga: Test Drive Hyundai Staria Signature 7, Kabin Lega, Mewah Dan Nyaman

Perangkat lunak yang dimaksud, dipasok oleh Bosch serta Delphi, yang kini berada di bawah naungan BorgWarner. Maka dari itu, jaksa Frankfurt juga tengah menyelidiki perusahaan Bosch dan Borg Warner. Hal ini untuk mencari informasi lebih lanjut apakah kedua perusahaan benar memasok perangkat lunak kepada Hyundai-Kia.

Hyundai Creta

Sementara itu, 210 ribu unit yang terlibat telah dijual hingga tahun 2020 silam. Mobil itu telah dilengkapi dengan perangkat lunak yang bertujuan untuk mengurangi dan mengontrol emisi kendaraan yang keluar saat mobil tengah dikendarai.

Konsumen tidak tahu mengenai hal tersebut. Diduga, konsumen telah dipengaruhi iming-iming mobil yang telah memenuhi persyaratan standar emisi di Eropa.

Baca juga: Hyundai Stargazer Sebentar Lagi Hadir, Toyota Tidak Gentar

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Hyundai mengkonfirmasi bahwa pemeriksaan tengah berlangsung dan mengakui perusahaan telah bekerja sama dengan pihak berwenang Jerman dalam menangani masalah tersebut.

Kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi di industri otomotif. Sebelumnya, Volkswagen pernah melakukan hal serupa pada tahun 2015 silam yang disebut dieselgate.