Indonesia Akan Produksi Chip Semikonduktor

Indonesia akan Produksi Chip Semikonduktor

KabarOto.com - Langkanya chip semikonduktor, membuat banyak pabrikan mobil yang menghentikan produksi untuk beberapa varian. Hal itu membuat produsen mobil berusaha mencari jalan untuk memenuhi kebutuhan komponen itu.

Indonesia, menjadi salah satu negara yang fokus mengembangkan industri otomotif, mencoba berperan aktif dengan membuat chip semikonduktor sendiri, tanpa harus impor dari negara lain.

Baca Juga: Cara Tesla Atasi Langkanya Chip Semikonduktor

“Pemerintah bertekad menciptakan iklim usaha yang kondusif, termasuk mendorong Indonesia sebagai negara tujuan investasi untuk membangun industri semikonduktor,” jelas Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Agus mengungkapkan perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok, sampai Pandemik Covid-19. Menjadi salah satu dampak langkanya komponen ini, untuk memenuhi berbagai kebutuhan produksi seperti otomotif, barang elektronik, dan perangkat telekomunikasi.

Chip Semikonduktor digunakan untuk sistem infotainment dan elektronik lain (Foto: Istimewa)

“Indonesia harus memikirkan cara-cara yang optimal untuk pengamanan industri nasional,” jelasnya. Menperin perlu menjalankan strategi, dengan membangun industri semikonduktor, dengan berbagai opsi. Sebab, pengembangan sektor tersebut membutuhkan waktu dengan jumlah investasi yang cukup besar. Selain itu, juga membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian tinggi. Selain itu dibutuhkan proses manufaktur dengan kualitas kontrol yang ketat.

Agus menambahkan, tantangan itu memberikan peluang baru bagi industri dan startup investor Indonesia untuk melakukan kontrak manufacturing cip yang sedang tumbuh di berbagai negara, terutama Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, Taiwan, Korea Selatan, dan sejumlah negara di Eropa.

Penerbitan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mampu memberikan peluang kemudahan berbisnis, termasuk untuk pengembangan industri semikonduktor dalam memproduksi chip di dalam negeri.

“Pembangunan industri cip ini harus disiasati dengan upaya-upaya pengamanan pasokan chip di dalam negeri, dan menyiapkan tumbuhnya industri chip di dalam negeri,” jelas Agus lagi.

Hal ini sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, yang salah satu tujuannya adalah untuk penguatan dan pendalaman industri manufaktur di dalam negeri, termasuk di sektor industri elektronika.

Baca Juga: Chip Semikonduktor Langka, Ada Beberapa Fitur Tak Tersedia Di Mercedes-Benz

Agus menambahkan, cip terus mengalami perkembangan, dari cip mikrokontroler hingga cip artificial intelligence yang fungsinya semakin kompleks sejalan dengan perkembangan industri 4.0. “Peran strategis industri cip ini menjadi semakin strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional maupun global,” imbuhnya.