Cara Tesla Atasi Langkanya Chip Semikonduktor

Cara Tesla Atasi Langkanya Chip Semikonduktor Produksi mobil di pabrik Tesla (Foto: Istimewa)

KabarOto.com - Chip semikonduktor, sebuah komponen sangat penting dalam sebuah mobil. Fungsinya untuk menyajikan tampilan digital, sistem kontrol stabilitas dan sistem keselamatan. Saat ini, chip semikonduktor sedang langka, banyak produsen mobil yang hentikan produksinya.

Tesla, pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat mengaku akan mengganti chip ini. Dengan fungsi yang sama, diharapkan penggantinya bisa melancarkan produksi mereka yang sempat terhenti.

Baca Juga: Kualitas Produk Bermasalah, Penjualan Mobil Tesla Di Tiongkok Anjok

CEO Tesla, Elon Musk menjelaskan, kelangkaan tersebut bisa diatasi. Tesla mencoba menulis ulang perangkat lunak kendaraannya sebagai alternatif. "Kami dapat mengganti chip alternatif. Bukan soal menukar chip, kami juga harus menulis ulang perangkat lunaknya," terang musk, dilansir dari The Verge, Jumat (30/07).

Dengan begitu, Tesla bisa mempertahankan produksi, yang saat dalam waktu tiga bulan terakhir telah mencapai 200 ribu mobil listrik. Tesla juga mengklaim, sudah meraih keuntungan 11,9 miliar dolar AS.

Baca juga: Jarak Tempuh Maksimal Tesla Cybertruck Terungkap, Bisa 980 Km

Chip semikonduktor sendiri, untuk mobil Tesla fungsinya memberi daya pada mobil otonomnya. Beberapa di antaranya adalah untuk fitur keselamatan, seperti modul airbag hingga sabuk pengaman.

Musk juga sempat mengatakan, jika situasi seperti saat ini, ditanggapi dengan sangat serius. "Perjuangan besar di kuartal ini adalah modul untuk mengontrol airbag dan sabuk pengaman," terangnya. Karena, tidak mungkin Tesla mengirim mobil tanpa komponen tersebut.

Selain Tesla, Daimler dan BMW juga merasakan kekurangan chip semikonduktor. Bahkan, sebagian pabrik perakitan mereka terpaksa ditutup lantaran tak bisa memproduksi puluhan ribu kendaraan.