Ini Keseruan Ferrari Di Balap Kelas WEC GTE-Pro Le Mans 24 Jam

Ini Keseruan Ferrari di Balap Kelas WEC GTE-Pro Le Mans 24 Jam Foto: Ferrari

KabarOto.com - Pada kelas GTE-Pro, 488 GTE yang diturunkan oleh AF Corse, mobil no. 71 dan 51, Risi Competizione no. 89 dikendarai berturut-turut oleh Davide Rigon, Alessandro PierGuidi dan Oliver Jarvis.

Dua mobil AF Corse melaju cepat, dengan mobil no. 51 mengikuti di belakang posisi tiga besar. Dengan waktu empat jam, Ferrari yang memimpin kejuaraan WEC dikendarai oleh James Calado (no. 51), bahkan Ferrari memimpin balapan selama beberapa putaran, dalam persaingan sengit dengan tiga Porsche dan Corvette no. 63.

Ketika malam tiba, hambatan mulai muncul untuk mobil 71. Pertama, pinalti sepuluh detik ditambahkan ke pit stop karena kegagalan untuk mematuhi prosedur Full Course Yellow, sebelum harus mengalami kerugian pit stop ketika Safety Car keluar memaksa Sam Bird menunggu lampu hijau di ujung pit lane.

Baca Juga: Ferrari Portofino Kunjungi Palladian Mansion Kaliandra Di Lereng Gunung Arjuna

“Kami telah bekerja keras demi ini. Dalam enam bulan terakhir banyak persiapan telah dibuat untuk ini dan menurut saya, ini adalah sesuatu yang benar-benar kami inginkan, lebih dari segalanya. Ini sama sekali bukan balapan yang mudah. Sangat berdinamika, beberapa masalah muncul dan setelah mobil saudara kami dihadapkan pada masalah, kami harus beradaptasi dan menyesuaikan beberapa hal. Ini tim yang luar biasa, sangat menuntut, tetapi kami berhasil melakukannya dan saya benar-benar turut berbahagia untuk orang-orang ini. Ini benar-benar rekan tim yang super, keduanya sangat cepat dan orang-orang di sekitar kami adalah tim yang luar biasa,” kata James.

Sayangnya, masalah mekanis mengakhiri harapan Ferrari tak lama setelah sepuluh jam dengan menyelesaikan sekitar 140 putaran. Pada malam hari persaingan yang sangat ketat antara Corvette, Ferrari dan Porsche memuncak, tetapi hanya dua mobil pertama yang melihat datangnya siang, karena mobil Jerman no. 91 dan 93 tersisih di posisi ketiga dan keempat.

Kemampuan tim AF Corse untuk menjalankan strategi yang tepat memungkinkan mobil 51 untuk menghindari pengisian bahan bakar saat Safety Car keluar. Namun, tidak demikian halnya dengan Corvette, yang terganjal oleh sesi Safety Car lainnya, kehilangan waktu karena menunggu lampu hijau di ujung Pit Lane dan kemudian berputar, membuyarkan harapan akan kemenangan.

Pada tiga jam terakhir tim AF Corse dan pengemudi mobil 51 menjalankan balapan tanpa cacat untuk memenangi pertandingan dengan keunggulan satu menit atas Bruni yang mengendarai Porsche di posisi kedua.