Ini Strategi Goodyear Indonesia Hadapi Penjualan Di Tengah Pandemik

Ini Strategi Goodyear Indonesia Hadapi Penjualan di Tengah Pandemik

KabarOto.com - Mengatur fokus strategi lebih mengarah kepasar dalam negeri nampaknya dilakukan Goodyear ditengah situasi ekonomi global yang terimbas pandemi. Rapat Pemegang Saham PT Goodyear Indonesia Tbk adalah menetapkan 4 poin.

Selain menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan 2019 teraudit, tidak ada deviden dibagikan dan akan dicatatkan sebagai keuntungan bersih Perusahaan.

Seluruh pemegang saham tetap setuju menggunakan kantor Akuntan Publik, dan terakhir, menyetujui pengangkatan Justin James Foley sebagai Presiden Komisaris Goodyear Indonesia menggantikan Michael Dreyer.

Baca Juga: Program Worry Free Assurance, Goodyear Tukar Ban Gratis Dengan Yang Baru

Perusahaan juga menyimpulkan RUPS LB dengan dua keputusan. Melaksanakan Peraturan Pemerintah No.24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik dan merubah Anggaran Dasar Perseroan mengikuti POJK 15 tentang pelaksanaan RUPS.

Pihak Goodyear beranggapan bahwa tahun 2020 bisa menjadi tahun pendorong pencapaian target yang tertunda di tahun 2019, tetapi wabah Covid-19 kenyataannya justru memperparah kondisi ekonomi dunia.

Strateginya antara lain mengeksplorasi potensi pasar dalam negeri, memperluas aplikasi Tire Optix dan menggunakan perangkat digital untuk berkomunikasi menjangkau komunitas lebih luas lagi serta membawa produk berteknologi tinggi untuk pengguna ban komersial.