Jarang Digunakan, Begini Cara Jaga Kondisi Ban

Jarang Digunakan, Begini Cara Jaga Kondisi Ban

KabarOto.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menerapkan PSBB ketat atau tahap 2. Kendaraan jadi lebih sering di rumah karena kondisi ini. Salah satu bagian penting yang harus diperhatikan adalah ban sebagai komponen karena bergesekan langsung dengan aspal.

Salah satu akibat dari membiarkan ban berdiam di posisi yang sama yaitu flat spot. Menghindari hal tersebut, Sobat KabarOto setidaknya harus menjalankan kendaraan agar ban berputar minimal satu minggu sekali.

"Ini untuk memastikan ada pergantian tumpuan bebab kendaraan pada ban," ujar Presiden Direktur Michelin Indonesia Steven Vette.

Baca Juga: PSBB Lagi, Hati-hati Bahaya Flat Spot Di Ban

Agar kondisi ban saat akan digunakan kembali masih dalam keadaan prima serta siap digunakan, ada beberapa tips yang diberikan Customer Engineering Support Michelin Indonesia Mochammad Fachrul Rozi. Pertama adalah mengecek tekanan angin karena kondisi tersebut juga akan mempengaruhi performa kendaraan.

"Kurang mengisi angin atau mengisi secara berlebih, dapat mengakibatkan ban aus lebih cepat, mengurangi cengkeraman, dan lebih boros bahan bakar," kata Fachrul Rozi.

Baca Juga: Mengapa Ban Cepat Habis? Ini Alasannya

Selanjutnya, Sobat KabarOto harus memeriksa telapak ban masih layak digunakan. Hal ini penting karena kondisinya yang masih bagus akan efektif mencengkeram, menghalau air, serta mempertahankan kendali kendaraan. Apabila alurnya sudah menipis, tentu akan membahayakan terutama saat di jalanan basah atau hujan.

Selain mengecek kondisi alur pada telapak ban, lihat pula benda-benda yang menghalau alur misalnya kerikil. Fungsi alur pada ban adalah membuang air sehingga daya cengkeram di jalanan basah akan meningkat, apabila ada kerikil yang bersarang maka akan melukai ban.

Kerikil yang dibiarkan menetap di sela-sela ban bisa menimbulkan korosi pada serta baja di dalam ban. Bahkan, lapisan ban akan rusak dan akan mengurangi umur ban.

Terakhir, pastikan penutup pentil atau katup angin dalam kondisi baik dan tidak bocor. Apabila telah mengalami kerusakan, akan mempengaruhi kelayakannya dalam menahan angin atau tekanan ban. Selain menahan angin, penutup ini juga berfungsi untu menjaga kelembapan ban, Sob.