Jelang Lebaran, Permintaan Untuk Mobil Bekas Alami Lonjakan Besar

Jelang Lebaran, Permintaan Untuk Mobil Bekas Alami Lonjakan Besar Mobil Bekas

KabarOto.com - Tren penjualan mobil biasanya mengalami peningkatan setiap jelang Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya. Peningkatan penjualan tidak hanya terjadi kepada mobil baru, namun kebutuhan akan mobil bekas nyatanya masih menjadi pilihan bagi masyarakat di Indonesia.

Halomoan Fischer, Presiden Direktur mobil88 menjelaskan, kebutuhan kendaraan saat hari raya itu pasti tinggi, karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan kendaraan, seperti membeli mobil bekas untuk keperluan mudik dan lainnya saat Lebaran.

Baca juga: 95 Persen Pembeli Mobil Bekas Mulai Lirik Layanan Berbasis Digital

"Setiap bulan puasa itu kami mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 12 persen, jika dibandingkan dengan bulan lainnya. Jadi dalam setahun itu ada dua momen, Lebaran dan akhir tahun. Biasanya di situ peak-peak-nya market," jelas Fischer saat berbincang dengan KabarOto di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Selain itu, tambah Fischer, banyaknya pembangunan jalan tol di Indonesia mendorong masyarakat akhirnya lebih memilih jalur darat untuk keperluan mudik. Berangkat dari hal itu, mobil88 optimis mampu menjual sebanyak 1.600-1.700 unit atau naik 20 persen, dari total penjualan bulanan yang rata-rata sekitar 1.400 unit.

mobil88

Jika dikalkulasi per bulannya, torehan penjualan itu mengalami kenaikan sebesar 15 persen, dari total penjualan di tahun lalu sekira 20 ribu unit setahun. Melihat pertumbuhan penjualan yang diraih tersebut, mobil88 optimis meraih peningkatan penjualan di tahun 2019 ini.

"Kami menargetkan penjualan mobil bekas sebesar 23.000 unit sepanjang tahun 2019," pungkas Fischer.

Baca juga: Mudahkan Konsumen Di Indonesia, Sera Group Perkuat Layanan Berbasis Digital

Penjualan anak perusahaan Astra itu, mencatat penjualan mereka masih di dominasi oleh penjualan di segmen MPV yang hingga saat ini masih menjanjikan untuk pasar mobil bekas.