Keren.. AMMDes Jadi Ambulance Feeder Di Lebak, Banten

Keren.. AMMDes Jadi Ambulance Feeder di Lebak, Banten Ambulance Feeder AMMDes.

KabarOto.com - Untuk mengurangi angka kematian ibu dan Bayi di Kabupaten Lebak, Banten, Kementerian Perindustrian bersama sama dengan Pemerintah Kabupaten Lebak, USAID Jalin, PT. Samudera Marine Indonesia, PT. Kreasi Mandiri Wintor Indonesia dan PT. Kreasi Mandiri Wintor Distributor meluncurkan program “Pilot Project Peningkatan Pelayanan Transportasi Rujukan Kesehatan melalui pemanfaatan AMMDes Pengumpan Ambulans”.

Baca Juga: Resmi Meluncur, AMMDes Mendapat Apresiasi Dari Berbagai Pihak

Program tersebut sejalan dengan Kementerian Perindustrian yang terus mendorong pemanfaatan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) di seluruh daerah Indonesia. Ini juga selaras dengan fokus program pemerintah dalam mengimplementasikan salah satu butir Nawacita, yaitu Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah dan Desa dalam Kerangka Negara Kesatuan.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, Putu Juli Ardika mengatakan, Kemenperin giat melaksanakan program pengembangan AMMDes untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat dengan tujuan menciptakan ketahanan ekonomi dan mendukung kemajuan di desa.

Langkah strategis Kemenperin ini diwujudkan dengan meningkatkan pelayanan transportasi rujukan kesehatan untuk membantu masyarakat dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Lebak, Banten.

“Pemanfaatan AMMDes ambulance feeder ini untuk membantu masyarakat dalam mengurangi angka kematian ibu dan bayi yang cukup tinggi di Kabupaten Lebak akibat kondisi jalan-jalan desa yang minim infrastruktur dan topografi yang sulit dan berbukit yang tidak dapat dijangkau oleh ambulans konvensional,” jelas Putu di Lebak, Banten, Selasa kemarin (16/7).

Baca Juga: Penasaran Harga AMMDes? Ini Rinciannya

Sejak diluncurkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada Agustus 2018, perkembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) perkembangannya sangat luar biasa. Kendaraan yang sudah diproduksi dan telah memasuki tahap produksi massal ini sudah mampu memenuhi berbagai kebutuhan meningkatkan kebutuhan ekonomi masyarakat di pedesaan.