Ketika Tim-Tim MotoGP Mempersiapkan Skenario Turun Hujan Di Tengah Balapan

Ketika Tim-Tim MotoGP Mempersiapkan Skenario Turun Hujan di Tengah Balapan Foto dan Sumber: MotoGP

KabarOto.com - Awan gelap mulai datang jelang balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Minggu (20/3) siang. Dalam pantauan Kabaroto.com sekitar pukul 13.30 Wita, mendung datang dari arah timur sirkut. Bila nanti turun hujan, hampir dipastikan balapan MotoGP akan semakin seru.

Saat berita ini ditulis, sedang berlangsung tengah berlangsung race Moto2. Dan gerimis mulai datang.

Baca juga: Marc Marquez Gegar Otak, Dipastikan Absen Di Pertamina Grand Prix Of Indonesia

“Seluruh tim sudah melakukan latihan flag to flag. Artinya mereka mempersiapkan skenario jika benar-benar turun hujan saat race berlangsung,” kata pengamat MotoGP Candra Kurnia saat ditemui di paddock, Minggu (20/3) siang.

Latihan flag to flag yang dimaksud adalah saat bendera dikibarkan karena turun hujan, pembalap langsung masuk ke paddock untuk berganti motor yang sudah disiapkan menggunakan ban basah. Motor ban basah itulah yang digunakan untuk melibas lintasan yang diguyur hujan.

Latihan flag to flag dilakukan pembalap usai menjalani warm up. “Nah jika turun hujan, maka skill pembalap yang akan berbicara. Bukan lagi motornya karena akan sama semua,” ujarnya.

Terkait pembalap Repsol Honda Marc Marquez yang sudah empat kali jatuh di Mandalika, Candra menyebut bahwa itu memang karakter Marquez. Kata dia, Marquez adalah pembalap yang memiliki karakter push until the limit saat latihan dan kualifikasi. “Dari hasil latihan itu, saat balapan Marquez lebih berhati-hati,” kata dia.

Selain itu ban yang digunakan tim-tim MotoGP di Mandalika adalah ban Michelin buatan 2018. Michelin memutuskan membawa ban berumur empat tahun karena dirasa cocok dengan cuaca Mandalika yang panas.

Rekan setim Marquez, Pol Espargaro sempat menyampaikan unek-uneknya atas penggunaan ban 4 tahun itu.

Baca juga: Resmi! Sirkuit Mandalika Mendapatkan Homologasi Grade A

“Di sini kami bekerja keras untuk mengenali masalah motor. Memang kemudian ada beberapa masalah selama tes. Untuk mengatasi masalah tersebut, Michelin membawa ban (berusia) empat tahun (lebih tua),” kata Espargaro.

“Jadi apa yang kami hadapi adalah kami memiliki satu motor yang siap, motor terbaik yang saya pikir kami miliki di grid dengan ban saat ini. Ban normal tetapi dengan ban berusia empat tahun. Motor ini tidak dibuat untuk itu,” tambahnya usai menjalani kualifikasi Sabtu (19/3).

Repsol Honda memang harus berjuang ekstra keras di Mandalika. Kedua pembalapnya start dari posisi 15 (Marquez) dan 16 (Espargaro). (Kuh)