Kia Bikin Atap Mobil Bisa Mengisi Listrik

Kia Bikin Atap Mobil Bisa Mengisi Listrik KIA Motos dan Hyundai Motors perkenalkan Teknologi Sistem Pengisi Daya Listrik Baru

KabarOto.com - Seru nih, Kia bekerjasama dengan Hyundai bakal membuat mobil listrik atau hybrid lebih efisien lagi. Sebab, kedua pabrikan asal Korea Selatan ini sedang mengembangkan sistem pengisian listrik melalui solar roof.

Sistem ini telah terpilih tanggal 31 Oktober 2018 lalu. Bertempat di Seoul, teknologi pengisian solar roof ini menggunakan panel surya pembangkit listrik, yang dipasang pada atap atau kap kendaraan.

Teknologi ini akan mendukung pembakaran internal, hybrid dan baterai kendaraan listrik dengan tambahan daya listrik, selain itu juga meningkatkan efisiensi bahan bakar dan jangkauan. Teknologi ini terdiri dari beberapa sistem, seperti panel surya, pengontrol dan baterai.

Baca Juga: KIA Akan Luncurkan K3 GT, Mirip BMW Seri 6 Gran Turismo

Cara kerjanya, ketika panel menyerap foton cahaya dari matahari, maka ia akan menciptakan pasangan elektron-lubang dalam sel silikon yang akan memungkinkan arus mengalir dan menghasilkan listrik.

Pengisian Daya melalui sunroof

Panel surya 100W yang telah dilengkapi dapat menghasilkan 100Wh energi, apabila dalam kondisi ideal yaitu siang musim panas, dengan intensitas radiasi 1.000 W/m2.

Sedangkan kontroler fitur Pelacak Titik Daya Maksimum (MPPT) mengontrol tegangan dan arus untuk meningkatkan efisiensi listrik yang dipanen oleh panel suya.

Kekuatan yang dihasilkan ini diubah dan disimpan dalam baterai, atau digunakan untuk mengurangi beban pada generator Alternating Current (AC) kendaraan, sehingga meningkatkan jangkauan kendaraan.

Baca Juga: Test Drive - Hyundai Tucson

"Di masa depan, kami berharap dapat melihat berbagai teknologi penghasil listrik yang terintegrasi ke dalam kendaraan kami. Solar roof adalah yang pertama dari teknologi ini, artinya mobil tidak lagi secara pasif mengonsumsi energi, tetapi juga menghasilkan energi. Ini merupakan perkembangan yang menarik bagi pemilik kendaraan untuk membantu mereka beralih dari pengguna energi menjadi produsen energi," ucap Jeong-Gil Park, Wakil Eksekutif Bidang Teknik dan Desain Hyundai Motor Group.

Hyundai juga sedang mengembangkan 3 jenis sistem pengisian solar roof. Sistem generasi pertama diterapkan untuk kendaraan hybrid.

Sistem ini terbuat dari struktur panel surya silikon yang terintegrasi ke mobil standar. Selama hari normal yang tergantung pada cuaca dan faktor lingkungan lainnya, mampu mengisi 30-60% baterai.

Sistem generasi kedua merupakan solar roof semi-transparan yang akan diterapkan pada kendaraan ICE. Teknologi semi-transparan dapat diintegrasikan dengan sunroof panoramic, membiarkan cahaya masuk ke kabin sambil mengisi daya baterai kendaraan pada asaat bersamaan.

Sistem generasi kedua ini membantu mematuhi undang-undang lingkungan global yang lebih ketat mengatur emisi CO2.

Baca Juga: Kia Perkenalkan 5 Produk Baru Di Paris Motor Show 2018

Generasi ketiga saat ini masih dalam tahap pengujian. Sistem ini dirancang untuk diterapkan pada kap mesin atau atap kendaraan, untuk memaksimalkan output energi.

Sistem Generasi Ketiga