Klimisnya Mazda RX-7 Bathrust Edisi Akhir Ini, Bakal Jadi Koleksi Museum Inggris

Klimisnya Mazda RX-7 Bathrust Edisi Akhir Ini, Bakal Jadi Koleksi Museum Inggris Mazda UK

KabarOto.com - Penggemar mobil-mobil berperforma tinggi pasti kenal dengan Mazda RX-7. Ya, mobil berkode FD3S yang terkenal dengan suara idle-nya yang khas dan mesin rotary-nya ini terlihat terpajang manis di situs Mazda Inggris.

Tak hanya berstatus sebagai salah satu mobil paling bertenaga di zamannya, Mazda RX-7 berkelir inoccent blue ini menyandang predikat Bathrust yang artinya merupakan produksi terakhir dan hanya dijual di Jepang, tidak di impor ke Inggris maupun negara lain.

Sebagai informasi, Bathrust sendiri merupakan nama sirkuit terkenal di Australia. Agar eksklusif, Mazda membuat versi Bathrust ini hanya sebanyak 500 unit dan ditawarkan dengan 3 pilihan warna.

Banyak pecinta Japanese Domestic Market (JDM) yang mengincar mobil tersebut menjadi kecewa karena telah dilarang beredar di Amerika dan Eropa atas keputusan legislatifnya terkait emisi kendaraan.

Baca Juga: Optimis Bersaing, New Mazda CX-3 Klaim Miliki Kualitas Eropa Dengan Harga Jepang

RX-7 Bathrust ini diimpor langsung dari Jepang untuk mengisi museum sejarah Mazda Inggris. Datang dalam keadaan dimodifikasi, nantinya pihak Mazda Inggris bakal membuatnya menjadi standar kembali sebelum mengisi deretan koleksi di sana.

Modifikasinya antara lain exhaust system titanium, pelek Wedsport, suspensi Toda fightex, intake carbon fiber dan HKS lap timer.

Spesifikasi dasar mobil ini dipersenjatai mesin 13B-REW twin-turbo yang sanggup memproduksi tenaga sebesar 280 dk yang disalurkan ke transmisi manual 5 percepatan.

Akselerasi dari 0-100 kpj dapat dicetak dalam waktu 4,7 detik saja sedangkan kecepatan maksimumnya diklaim di angka 257,4 kpj.

Sayangnya, para insinyur Mazda belum menemukan riset lebih jauh tentang bagaimana apex seal dari mesin ini agar awet sebelum akhirnya mobil ini dilarang beredar. Bagaimanapun, mobil ini memang sangar dan teruji di lintasan sirkuit sampai drag race.