Komentar Honda Soal RB16B Tunggangan Max Verstappen Usai Kecelakaan

Komentar Honda Soal RB16B Tunggangan Max Verstappen Usai kecelakaan

KabarOto.com – Terkait tabrakan yang dialami Max Verstappen (Red Bull Racing), tentu bukan hanya keselamatan sang pembalap yang penting. Mobil juga menjadi pertimbangan bagi seluruh tim, termasuk Honda sebagai pemasok mesin.

Pasalnya jika Red Bull Racing terpaksa harus mengganti mesin, ada beberapa konsekuensi besar yang harus diambil. Verstappen bisa saja memakai stok mesin baru, namun nampaknya terlalu dini menggunakanannya mengingat seri 2021 baru setengah jalan. Selain itu, Verstappen juga harus terkena penalti grid.

Baca juga: Formula 1, FIA Dan Mercedes Kecam Serangan Rasisme Pada Lewis Hamilton

Direktur teknik Honda F1, Toyoharu Tanabe pun mengindikasikan kalau kerusakan pada mesin tidak separah yang dibayangkan, “Ketika saya melihat gambar mobil diangkat pertama kali, saya pikir ada banyak kerusakan. Tapi kenyataannya, kerusakan lebih kecil dari yang pertama kita lihat. Bagaimanapun, kerusakan sebenarnya tidak bisa dilihat dari penampakan ketika dipasang ke mobil,” ujarnya.

Setidaknya Honda dan Red Bull Racing punya waktu beberapa hari sebelum GP Hongaria (01/08) nanti, “Kami akan mengirimnya kembali ke departemen Riset dan Pengembangan Honda di Sakura, Jepang dan melakukan pengecekan sebelum membuat keputusan. Sejujurnya, saya tidak tahu karena kerusakan beragam tergantung lokasi,” Jelas Toyoharu.

Baca juga: Klasemen Sementara F1 2021, Lewis Hamilton Selisih 8 Poin Dari Max Verstappen

Kemungkinan Red Bull merelakan pengembangan mobil 2022.

Tidak sampai di sana, kerusakan besar tentu memerlukan dana besar juga untuk memperbaikinya. Ini akan jadi masalah lain, mengingat adanya aturan pembatasan biaya. Artinya Red Bull Racing harus mengorbankan beberapa hal seperti pengembangan mobil musim 2022. Anggaran setiap tim per musimnya dibatasi sekitar US$ 145 juta atau sekitar Rp 2 triliun.