Lima Cedera Yang Sering Menimpa Pembalap MotoGP

Lima Cedera yang Sering Menimpa Pembalap MotoGP Marc Marquez mengalami kecelakaan di MotGP Valencia 2018 (Dok: istimewa)

KabarOto.com – MotoGP merupakan ajang balap yang paling sering mengakibatkan cedera pada pembalapnya. Kecepatan tinggi dan jatuh dengan gaya gravitasi yang masif jelas akan menimbulkan cedera ringan hingga parah.

Meskipun pembalap MotoGP menggunakan protektor dalam racing suit, namun alat tersebut hanya meredam dampak dari kecelakaannya. Titik jatuh yang tidak tepat pun menjadi penentu tentang cedera yang akan dialami pembalap.

Namun, ada beberapa pembalap yang memaksakan ikut balapan meskipun dalam kondisi belum sembuh total atau baru menjalani operasi. Untuk mengakali hal tersebut, pembalap menggunakan pain killer atau peredam rasa sakit untuk menahan nyeri dari titik cedera.

Baca juga: Gresini Racing Jadi Tim Pertama Pembuka Musim MotoGP 2022

Biasanya ada beberapa cedera yang sering dialami oleh pembalap MotoGP. Nah, berikut ada jenis cedera dan waktu yang dibutuhkan untuk pemulihannya.

1. Dislokasi Bahu

Marc Marquez menjadi salah satu pembalap yang mengalami cedera dislokasi bahu. Kejadian yang paling di ingat saat tes pramusim dan MotGP Valencia 2018.

Cedera ini dapat mengakibatkan agak lemah dalam bermanuver ketika sebulan awal setelah dinyatakan sembuh. Biasanya, waktu penyembuhan memakan waktu 3 bulan.

2. Patah Tulang Selangka

Jorge Lorenzo pernah mengalaminya pada MotoGP Belanda 2013. Namun, pembalap asal Spanyol masih melanjutkan balapan dalam kondisi baru selesai operasi.

Cedera tulang selangka (belakang bahu) mengakibatkan tidak bisa menahan posisi motor dalam waktu lama, butuh pain killer. Waktu penyembuhannya mencapai 4 bulan.

Baca juga: Legenda MotoGP Diberi Hadiah Khusus, Diproduksi 1 Unit

3. Cidera Punggung

Cedera punggung yang membuat Dani Pedrosa pensiun dari MotoGP. Insiden tersebut terjadi di sirkuit Jerez tahun 2018. Jorge Lorenzo juga pernah mengalami saat balapan di MotoGP 2019, sehingga membuatnya tak lagi kompetitif, lalu pensiun.

Dampak dari cedera ini mengakibatkan sulit merunduk, keseimbangan terganggu, dan mengakibatkan pembalap tidak kompetitif lagi. Masa penyembuhannya hingga 6 bulan.

4. Lutut dan Kaki

Valentino Rossi pernah mengalaminya pada MotoGP Italia 2012 yang menyebabkan kaki kanannya patah. The Doctors kembali balapan di MotoGP Jerman sebulan kemudian, dengan kondisi belum sembuh total dan membutuhkan kruk untuk berjalan.

Cedera ini mengakibatkan kesulitan berakselerasi jika kaki kiri yang cidera dan akan sulit menjaga keseimbangan motor kalau belum sembuh total. Waktu penyembuhannya mencapai 3 bulan.

Baca juga: Toprak Razgatlioglu Akan Mengikuti Tes MotoGP 2022

5. Ruas Jari Tangan

Jorge Lorenzo pernah mengalaminya di MotoGP Australia tahun 2011. Dirinya kehilangan satu ruas jari manis di tangan kiri karena terjepit tuas kopling.

Cedera ini mengakibatkan akan menyulitkan saat mengerem kalau cedera tersebut di tangan kanan. Masa penyembuhan cedera ini adalah 1 bulan.

Berita Terkait

Berita Terkait