KabarOto.com - Buat pengendara yang suka malas pegang setir pas lagi macet atau perjalanan jauh di jalan tol, teknologi dari BMW ini bakal bikin ngiler.
BMW baru saja mengumumkan kalau para pengguna setianya sudah menempuh jarak lebih dari 200 juta kilometer secara hands-free alias lepas setir menggunakan fitur BMW Highway Assistant.
Fitur asisten mengemudi ini terbukti laku keras dan dipakai setiap hari di berbagai lini mobil mewah mereka, mulai dari Seri 5, Seri 7, iX, X5, X6, X7, XM, sampai model teranyar mereka, BMW iX3.
Biar makin memanjakan pengemudinya, BMW sekarang memperluas jangkauan fitur ini secara besar-besaran di Eropa.
Baca Juga: Main Game Serasa Jadi Pembalap Asli, Aston Martin Rilis Simulator Mewah Seharga Rp1,2 Miliar!
Kalau generasi sebelumnya cuma bisa dinikmati di Jerman, AS, dan Kanada, sekarang berkat adanya sertifikasi regulasi baru (DCAS), fitur ini bisa dipakai lintas negara di lebih dari 20 negara Eropa! Mulai dari Austria, Swiss, Italia, Prancis, hingga kawasan Benelux.
Bahkan, mobil listrik terbaru seperti BMW iX3, i3, dan Seri 7 kini bisa menikmati asisten ini langsung dari gerbang masuk tol sampai pintu keluar (entry-to-exit) selama navigasi BMW Maps-nya aktif.
Secara teknis, BMW Highway Assistant ini mengizinkan pengendara lepas tangan dari setir saat melaju di jalan tol dengan kecepatan sampai 130 km/jam.
Sistem pintarnya bakal otomatis mengambil alih kendali gas, rem, hingga setir agar mobil tetap stabil di jalurnya. Yang paling keren, kalau mau pindah jalur, nggak perlu repot muter setir, cukup lirik kaca spion aja, dan sistem automated lane change bakal langsung mengeksekusi perpindahan jalur dengan mulus setelah dikonfirmasi lewat tatapan mata. Canggih banget, kan?
Tapi ingat ya, biarpun bisa lepas setir, pengendara nggak boleh sambil tidur siang atau asyik main HP!
Dr. Mihiar Ayoubi selaku bos pengembangan teknologi berkendara BMW menegaskan kalau sistem keselamatan mereka sangat ketat.
Selama di kabin, ada kamera khusus yang bakal terus memantau arah lirikan mata, status kedipan, sampai gerakan kepala kamu buat memastikan pengendara tetap siaga.
Kalau sistem mendeteksi pengemudi sudah mulai ngantuk atau jalurnya sudah mau keluar tol, mobil bakal langsung memberikan peringatan buat minta pengendara pegang setir lagi.
Nah, khusus di generasi mobil terbaru mereka seperti BMW iX3, fitur ini sudah di-upgrade pakai teknologi teranyar bernama BMW Symbiotic Drive. Teknologi ini bikin interaksi antara komputer dan insting manusia jadi makin halus.
Baca Juga: Klasemen Pembalap Usai MotoGP Hongaria 2026: Marco Bezzecchi Masih Kokoh di Puncak
Jadi, meskipun mode asistennya lagi aktif, kamu tetap bisa iseng injak gas, ngerem, atau belok sendiri tanpa bikin sistem otomatisnya langsung mati atau error. Semua informasi berkendaranya juga bakal terpampang jelas di layar super canggih BMW Panoramic iDrive.
Sistem otomatisasi pintar yang masuk dalam kategori SAE Level 2 ini mengandalkan kamera canggih, peta digital beresolusi tinggi, dan chip komputer ADAS super aman demi menjaga mobil selalu berada tepat di tengah jalur.
Sebagai info tambahan, fitur keren ini punya nama yang agak beda di beberapa wilayah ya. Kalau di AS dan Kanada disebut BMW Highway Assistant, sedangkan di Inggris sana namanya diganti jadi BMW Motorway Assistant.
Tertarik mencobanya kalau nanti masuk ke Indonesia?