KabarOto.com - Setelah menerapkan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah di Indonesia, pemerintah kini mulai memberi kelonggaran sebagai proses transisi, agar masyarakat bisa mulai melakukan aktivitasnya kembali.
Selain DKI Jakarta, salah satu wilayah yang telah menerapkan PSBB Transisi adalah Kota Surabaya. Mulai berangsur normalnya kegiatan masyarakat, membuat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Pahlawan itu meningkat.
Baca Juga: Layanan Bengkel Astra Peugeot, Mulai Terapkan Protokol Kesehatan
Unit Manager Communication, Relation & CSR Pertamina MOR V Jatimbalinus Rustam Aji mengungkapkan, bahwa konsumsi BBM pada sepuluh hari PSBB Transisi menunjukkan tren naik di wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo).
"Hal ini sebagai indikasi, bahwa sebagian masyarakat sudah kembali beraktivitas di luar rumah," ujar Rustam dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, rata-rata harian konsumsi BBM jenis gasoline di wilayah Surabaya Raya, meningkat 19 persen dibandingkan rata-rata konsumsi selama masa PSBB.
Data tersebut didapat sampai dengan Sabtu, 20 Juni 2020, di mana konsumsi tercatat sebanyak 2.500 kiloliter (kl) per hari. Sementara dibandingkan bulan lalu, hanya 2.100 kl per hari.
Sedangkan konsumsi BBM jenis gasoil (Biosolar dan Dex Series) di wilayah itu, alami peningkatan lebih besar sebanyak 36 persen.
Baca Juga: Cegah Covid-19, Vertue Concept Siapkan Partisi Untuk Menjaga Kesterilan Kabin
Jumlah konsumsi pada sepuluh hari terakhir sebanyak 1.300 kl per hari, berbanding rata-rata konsumsi masa PSBB sebesar 960 kl per hari.
Rustam mengimbau, masyarakat tak perlu khawatir akan ketersediaan BBM. "Tetap membeli BBM dalam jumlah yang wajar dan sesuai dengan peruntukkannya, dan mulai beralih ke bahan bakar yang lebih berkualitas dan lebih ramah lingkungan," pungkas Rustam.