Mengenal Cara Kerja Teknologi Keselamatan Honda Sensing

Mengenal Cara Kerja Teknologi Keselamatan Honda Sensing

KabarOto.com – Menjelang akhir tahun, All New Honda BR-V memulai debut perdananya di dunia melalui siaran virtual. Selain tampilannya berubah, Generasi kedua Honda BR-V ini menggunakan platform baru dan dibekali teknologi keselamatan Honda Sensing.

Teknologi keselamtan Honda Sensing ini sebelumnya disematkan pada New Honda Odyssey, All New Honda Accord dan New Honda CR-V.

Sebagai informasi, teknologi ini adalah serangkaian teknologi keselamatan yang memberikan perlindungan menyeluruh bagi pengemudi dan penumpang dengan memberikan peringatan untuk secara otomatis mengambil tindakan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

“Teknologi Honda Sensing ini membantu mencegah terjadinya kecelakaan dengan memberikan peringatan kepada pengemudi untuk melakukan tindakan pencegahan,” ungkap Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM).

Baca juga: Honda Integra DA5 Hadiah IMX 2021 Masuki Tahap Restorasi

Honda Sensing sendiri terbagi menjadi beberapa fitur keselamatan yang disematkan pada All New Honda BR-V Prestige CVT with Honda Sensing.

Fitur yang pertama adalah Lead Car Departure Notification System (LCDN), sistem yang berfungsi untuk menginformasikan pengemudi saat kendaraan berhenti dan kendaraan di depannya mulai menjauh.

Fitur kedua adalah Collision Mitigation Brake SystemTM (CMBSTM), merupakan sistem yang membantu ketika terdapat kemungkinan kendaraan berbenturan dengan kendaraan lain atau pejalan kaki yang terdeteksi di depan. CMBSTM didesain untuk memberi tanda atau peringatan ketika potensi berbenturan dapat terjadi, dan membantu mengurangi kecepatan kendaraan untuk mengurangi dampak benturan yang tidak terhindarkan.

Baca juga: Honda E Akan Tampil Di GIIAS 2021?

Kemudian, Lane Keeping Assist System (LKAS), membantu kemudi untuk menjaga kendaraan tetap berada pada jalur yang terdeteksi dan memberikan getaran dan visual jika kendaraan terdeteksi keluar dari jalur.

Road Departure Mitigation (RDM), berfungsi untuk memberikan peringatan dan jika diperlukan melakukan koreksi secara otomatis pada roda kemudi apabila pengendara keluar dari jalur agar kembali ke jalur yang benar.

Adaptive Cruise Control (ACC), membantu menjaga kestabilan kecepatan kendaraan dan mengatur jarak di belakang kendaraan yang terdeteksi di depan, membantu mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan Anda tanpa harus menginjak rem atau gas apabila kendaraan yang terdeteksi berhenti.

Terakhir, Auto-High Beam, sistem ini secara intuitif akan berganti antara lampu besar dan lampu normal tergantung pada situasi jalan.