Mengenal Perbedaan Sistem Penggerak dan Pengaruhnya pada Performa Mobil
Sistem Penggerak Roda (Foto: Wuling)
KabarOto.com - Perdebatan mengenai mana yang lebih unggul antara sistem penggerak roda depan (Front Wheel Drive/FWD) dan roda belakang (Rear Wheel Drive/RWD) terus menjadi topik hangat di kalangan pecinta otomotif Tanah Air.
Pemilihan sistem penggerak ini terbukti bukan sekadar teknis mesin, melainkan penentu kenyamanan dan ketangguhan mobil dalam menghadapi beragam kondisi jalan di Indonesia.
Kelebihan dan Kekurangan FWD
Sistem penggerak roda depan atau FWD kini semakin mendominasi pasar mobil penumpang, mulai dari city car hingga MPV modern. Keunggulan utamanya terletak pada efisiensi ruang dan bahan bakar. Karena mesin, transmisi, dan as roda berkumpul di bagian depan, bobot kendaraan menjadi lebih ringan secara keseluruhan.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil LCGC Januari 2026, Pilihan Terjangkau di Awal Tahun
Selain lebih irit BBM, absennya poros penggerak atau gardan yang melintang ke arah belakang membuat lantai kabin bisa dirancang rata. Hal ini memberikan kelegaan ruang kaki yang maksimal bagi penumpang, sebuah aspek yang sangat krusial bagi segmen mobil keluarga.
Meski demikian, pengemudi FWD perlu lebih waspada saat melintasi tanjakan curam, karena beban yang berpindah ke belakang saat mendaki dapat menyebabkan roda depan kehilangan traksi atau selip.

Kelebihan dan Kekurangan RWD
Di sisi lain, penggerak roda belakang atau RWD tetap menjadi primadona bagi mereka yang sering berhadapan dengan medan ekstrem. Prinsip kerja RWD yang mendorong beban membuat mobil ini sangat tangguh di tanjakan, terutama saat membawa muatan penuh.
Ketika mobil menanjak, bobot kendaraan secara alami berpindah ke roda belakang, sehingga cengkeraman ban ke aspal justru semakin kuat.
Dari sisi daya tahan, sistem RWD juga dikenal lebih bandel untuk penggunaan jangka panjang di jalanan rusak. Hal ini dikarenakan beban kerja terbagi secara merata, roda depan fokus pada kemudi, sementara roda belakang fokus pada penyaluran tenaga.
Meski demikian, konsekuensi dari sistem ini adalah konsumsi bahan bakar yang cenderung sedikit lebih boros dan adanya terowongan gardan yang memakan ruang di lantai kabin.
Baca Juga: Kata Siapa Moge Enggak Bisa Dipakai untuk Harian? Simak Tips Ini
Menentukan Pilihan Sesuai Kebutuhan
Memilih antara FWD dan RWD pada akhirnya kembali pada profil penggunaan sang pemilik. Jika mobilitas harian lebih banyak dihabiskan di dalam kota yang relatif rata atau jalan tol yang mulus, maka efisiensi dan kenyamanan FWD adalah pilihan yang paling logis dan ekonomis.
Namun, bagi masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan dengan kontur jalan yang naik-turun atau sering membawa barang bawaan berat, RWD menawarkan keandalan yang sulit digantikan.
Tags:
#Tips Mobil #Penggerak Roda Depan #Penggerak Roda Belakang