POPULAR STORIES

Mengenal Teknik Pengelasan TIG Dan MIG Pada Knalpot Kendaraan

Mengenal Teknik Pengelasan TIG dan MIG Pada Knalpot Kendaraan Tig dan Mig Welding (Foto: Kipli)

KabarOto.com - Mungkin Sobat KabarOto kerap melihat material aftermarket dan custom dengan pengelasan yang rapi, menyerupai cincin? seperti pipa knalpot, tangki bensin kompetisi, oil catch tank, piping turbocharger dan lain-lain.

ternyata teknik pengelasan atau welding ada beberapa macam, mulai dari las listrik, argon, MIG welding dan TIG welding. "Pengelasan paling umum adalah listrik dan argon, listrik bisa menyatukan pelat tipis seperti bracket tipis dan lainnya, kalau argon bisa juga digunakan untuk bracket tebal dan pipa knalpot, hanya saja hasil las memang lebih tebal," ujar Ian dari Exhaust Pro Ian, Pos Pengumben Jakarta Barat.

Baca Juga: Mantap, Diler Astra Motor Jawa Tengah Punya Mesin Dyno Test

Bagaimana dengan barang-barang bermerek dan berkualitas? Tentunya pengelasannya pun harus rapi dan ciamik agar tak merusak estetika barang tersebut, misalnya dengan tig dan mig welding.

MIG dan TIG merupakan singkatan yang masing-masing memiliki arti Metal Inert Gas (MIG) dan Tungsten Inert Gas (TIG). "MIG pakai spool kawat pengaman lalu dibakar sampai leleh dan menempel antara logam dasar ke logam induk," ujar Omat dari Omat Custom Knalpot (OCK), Bekasi Jawa Barat.

Ia bilang, teknik tersebut dapat digunakan di baja ringan, stainless steel dan aluminium dari tipis hingga berat.

Baca Juga: Asyik Nih, Sekarang Di Kawasan BSD Tangerang Selatan Bisa Dyno Test

Selain MIG, teknik pengelasan model TIG lazim digunakan untuk material berukuran tipis. Nilai lebihnya, mesin ini dapat diatur kekuatannya supaya menghasilkan pengelesan yang diinginkan dan tidak merusak atau membekas pada obyek.

"Bisa, untuk pipa stainless dan aluminium juga, enaknya bisa diatur power (tenaga) jadi hasil lasnya juga pasti lebih baik," tutupnya. Nah, terjawab kan mengapa hasil tiap pengelasan berbeda-beda? Semoga Sobat KabarOto paham ya.