KabarOto.com - Pabrikan otomotif mewah asal Jerman, Mercedes-Benz, secara resmi memulai produksi massal (series production) dari lini MPV listrik premium terbaru mereka, Mercedes-Benz VLE.
Proses perakitan perdana ini dilakukan di pabrik percontohan mereka yang berlokasi di Vitoria, Spanyol. Kehadiran VLE menandai era baru bagi segmen Grand Limousine karena menjadi kendaraan pertama yang dibangun di atas sasis khusus modular yang fleksibel bernama Van Architecture.
Transformasi Fasilitas Vitoria
Langkah strategis ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam mempercepat transisi menuju mobilitas bebas emisi global.
Baca Juga: Mercedes-Benz Rilis G-Class dan Vans Taktis Perang Terbaru
Sebagai salah satu proyek masa depan terbesar bagi Mercedes-Benz Vans di Eropa, pabrik Vitoria telah bertransformasi penuh menjadi fasilitas yang modern, digital, dan berkelanjutan.
Melalui investasi besar-besaran pada area body shop, paint shop, hingga sistem logistik berbasis IT, pabrik ini kini mampu merakit berbagai model dengan jenis penggerak berbeda dalam satu jalur produksi yang sama.
Keberhasilan transformasi ini berjalan mulus tanpa mengganggu jalannya produksi model yang sudah ada seperti V-Class, Vito, dan eVito.
VLE menunjukkan bagaimana kami mendorong inovasi di Mercedes-Benz yakni cepat, terfokus, dan dengan ambisi kualitas tertinggi,
ujar Ola Källenius, Chairman of the Board of Management Mercedes-Benz Group AG.
Källenius menambahkan bahwa kendaraan ini dikembangkan dalam waktu yang sangat singkat berkat pendekatan digital serta kolaborasi tim internasional yang kuat. Melalui fleksibilitas tinggi dari sekitar 5.000 karyawan langsung di Vitoria, komitmen kualitas premium Mercedes-Benz kini siap diwujudkan langsung di atas jalan raya.
Fleksibilitas Kabin MPV
Menyasar pasar konsumen premium dan layanan shuttle eksklusif, Mercedes-Benz VLE dirancang untuk mengombinasikan kenyamanan berkendara kelas atas layaknya sebuah sedan mewah dengan fleksibilitas kabin MPV yang mampu menampung hingga delapan penumpang.
Sektor performa dan daya jelajah menjadi keunggulan utama berkat pengaplikasian teknologi modular baterai modern 800-volt.
Sistem canggih ini tidak hanya mendukung pengisian daya ultra-cepat (ultra-fast charging) untuk meminimalkan waktu tunggu, tetapi juga sanggup mengantarkan mobil menempuh jarak fantastis hingga lebih dari 700 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar WLTP.
Thomas Klein selaku Head of Mercedes-Benz Vans turut menyampaikan optimisme senada mengenai posisi strategis produk baru ini di pasar global.
Sebagai sebuah Grand Limousine, VLE baru adalah pendamping sempurna untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kendaraan fleksibel untuk keluarga hingga layanan jemputan eksklusif. Dengan dimulainya produksi VLE di Vitoria, kami kini memasuki era baru,
tutur Klein.
Dirinya juga mengapresiasi kompetensi tinggi tim pabrik Spanyol yang berhasil menyelesaikan persiapan masif dalam waktu singkat demi memastikan peluncuran berjalan stabil.
Baca Juga: Strategi Ganda Mercedes-Benz: Menjawab Kebutuhan Logistik Lewat Truk Listrik dan Hidrogen
Mercedes-Benz Operating System
Selain mengandalkan performa arsitektur mekanis, aspek keselamatan dan kenyamanan digital di dalam kabin VLE dikendalikan sepenuhnya oleh sistem operasi pintar terintegrasi, Mercedes-Benz Operating System (MB.OS).
Di sisi lain, proses manufaktur MPV mewah ini juga mengedepankan prinsip ramah lingkungan dengan memanfaatkan pasokan listrik dari sumber energi terbarukan, energi geotermal, serta standar bangunan bebas emisi (ZEB).
Setelah resmi mengaspal dari lantai pabrik Spanyol, Mercedes-Benz menjadwalkan pabrik Fuzhou di Tiongkok untuk menyusul melakukan perakitan VLE pada akhir tahun guna memenuhi kebutuhan pasar domestik Negeri tirai bambu.