Mesin Honda CR-V Turbo Di Amerika Bermasalah

Mesin Honda CR-V Turbo di Amerika Bermasalah Foto: automobiles.honda.com

KabarOto.com - Honda CR-V menjadi salah satu SUV pilihan yang paling banyak diburu di dunia, bahkan tersebut sebagai kendaraan terlaris Honda di AS, karena terjual lebih dari 500.000 unit untuk model tahun 2017 dan 2018.

Mesin yang digunakan CR-V sama dengan Civic generasi 10, yaitu berkapasitas 1.500 cc turbocharged. Walau memiliki mesin sama, namun CR-V disetel untuk angka output yang lebih besar.

Namun, dilansir dari laporan Consumer Reports ada masalah dari mesin tersebut. Banyak pemilik CR-V melaporkan masalah mesin sulit menyala saat kondisi dingin, selama beberapa bulan pemakaian di Amerika.

Baca Juga: Profil Honda HR-V Facelift 2018

Dan setidaknya ada 9 laporan Consumer Reports soal masalah yang sama, bersama lusinan laporan lainnya yang melaporkan masalah sama ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional.

Bahkan ternyata, masih ada ratusan lagi CR-V memiliki masalah mesin yang sama, ditemukan di forum online pemilik Honda. Hal ini ternyata tidak terjadi pada CR-V dan Civic di Amerika saja, melainkan juga di Cina.

Honda di Cina sudah melakukan recall pada bulan Februari, dan banyak pemilik dari AS kecewa karena belum ada tindakan sama yang dilakukan sana.

John German seorang insinyur otomotif, dan rekan senior di International Council on Clean Transportation mengatakan, bahwa masalah pencampuran bahan bakar dengan minyak mungkin berasal dari salah satu dari dua penyebab.

Baca Juga: Honda Brio RS 2017 Ini Sanggup Asapi Sportcar

Yang pertama adalah injektor yang tidak dirancang secara benar, sehingga bahan bakar yang menyemprot langsung ke dinding silinder, atau mesin tidak memanas cukup untuk menguapkan bensin yang tersisa di dalam silinder mesin.

Juru bicara Honda, Chris Martin mengatakan pada pihak Consumer Reports bahwa, "Honda telah menyelidiki situasi dan mengembangkan solusi dari masalah ini, yang kami harap dapat tersedia melalui dealer resmi Honda pada pertengahan November 2018."

Dia juga menambahkan bahwa perbaikan akan dilakukan tanpa biaya, karena masih masuk garansi. (Deddy Darmanto)