KabarOto.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memastikan, seluruh lini kendaraan niaga Mitsubishi Fuso siap mendukung implementasi biodiesel B50 yang tengah dipersiapkan oleh pemerintah.
Kesiapan tersebut ditopang oleh pengembangan teknologi kendaraan, pengujian produk, hingga penguatan layanan purnajual di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Mitsubishi Fuso Kejar Zero Downtime Lewat Runner Telematics, Teknologi AI Masuk ke Truk
Komitmen tersebut disampaikan KTB dalam forum diskusi bertajuk "Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampak pada Industri Otomotif Indonesia" yang digelar bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) =, 2026.
Sebagai bagian dari rangkaian pengujian pemerintah, Mitsubishi Fuso Canter telah menyelesaikan uji jalan biodiesel B50 sejauh 40.000 kilometer. Hasil pengujian menunjukkan kendaraan mampu mempertahankan performa optimal dengan sistem mesin dan bahan bakar yang tetap bekerja sesuai standar operasional.
Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Aji Jaya, mengatakan keberhasilan pengujian tersebut menjadi salah satu bukti kesiapan Mitsubishi Fuso dalam mendukung penerapan B50 di sektor kendaraan niaga.
Canter dan Fighter X Adopsi Euro 4
Aji mengatakan, pihaknya mewujudkan komitmen tersebut melalui kesiapan seluruh lini produk Canter dan Fighter X yang telah mengadopsi teknologi Euro 4 sejak 2022, didukung jaringan 223 diler di seluruh Indonesia, layanan purna jual yang komprehensif, serta edukasi preventive maintenance bagi mekanik dan konsumen.
"Seluruh upaya ini merupakan bagian dari komitmen Zero Down Time agar produktivitas bisnis pelanggan tetap terjaga," ujar Aji.
Menurutnya, selain kesiapan produk, Mitsubishi Fuso juga terus mengimbau konsumen untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan kendaraan secara berkala di jaringan bengkel resmi. Langkah tersebut dinilai penting agar performa kendaraan tetap optimal saat menggunakan biodiesel B50 sekaligus meminimalkan potensi gangguan operasional.
Implementasi B50
Implementasi B50 menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit.
Sebelum diterapkan secara luas, pemerintah melakukan serangkaian pengujian teknis, termasuk uji jalan kendaraan niaga sejauh 40.000 kilometer serta evaluasi terhadap komponen mesin, saluran bahan bakar, hingga filter bersama para produsen kendaraan.
Kesiapan Mitsubishi Fuso juga telah dirasakan oleh pelaku usaha transportasi. PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk yang mengoperasikan lebih dari 2.000 armada di berbagai wilayah Indonesia mengaku telah menggunakan biodiesel B50 pada sebagian besar armadanya, termasuk Mitsubishi Fuso, tanpa mengalami kendala signifikan terhadap performa mesin selama proses transisi.
Melalui kesiapan produk, jaringan layanan yang luas, serta dukungan edukasi kepada pelanggan, Mitsubishi Fuso optimistis implementasi biodiesel B50 dapat berjalan lancar tanpa mengganggu produktivitas operasional kendaraan niaga di berbagai sektor usaha.

