Mitsubishi Motors Donasikan 12 Unit Kendaraan Ke SMK Indonesia

Mitsubishi Motors Donasikan 12 Unit Kendaraan ke SMK Indonesia Kendaraan yang didonasikan ke SMK di Indonesia (Foto: MMKSI)

KabarOto.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) melalui Mitsubishi CSR Education Program (MEP) kembali mendonasikan unit praktikum untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia.

MMKSI mendonasikan total 12 unit Mitsubishi Motors yang terdiri dari New Pajero Sport, Xpander Cross, dan Xpander. Seluruh unit didistribusikan kepada 12 SMK di Indonesia dan telah dapat digunakan untuk keperluan belajar mengajar di sekolah masing-masing.

Baca Juga : Mitsubishi Ikut Kolaborasi 5 Merek Otomotif Populerkan Kendaraan Listrik Indonesia

Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI mengatakan pihaknya ingin menemani para siswa dan tenaga pendidik dalam menjalani petualangan hidupnya di dunia Pendidikan bersama dengan produk yang dimilikinya.

"Tentu kami berharap, langkah kami ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para penerima," ujar Naoya.

Mitsubishi New Pajero Sport

Sebelumnya di tahun yang sama, MMKSI juga telah mendonasikan 5 unit kendaraan praktikum kepada 5 Sekolah Kejuruan di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Di mana pada tahun 2022 ini, MMKSI telah mendonasikan total 17 unit.

Adapun penerima Donasi merupakan kombinasi dari sekolah yang sebelumnya telah menjadi sekolah didikan MMKSI dan juga sekolah yang menjadi kandidat sekolah binaan selanjutnya.

Baca Juga : MMKSI Jadi Penyumbang Terbesar Penjualan Mitsubishi Di Dunia

Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014, Mitsubishi Motors di Indonesia telah mendonasikan total 52 unit kendaraan dan pelatihan kepada 495 orang siswa SMK. Angkat ini masih akan terus meningkat apabila situasi telah semakin kondusif.

Donasi ini ditujukan agar pihak sekolah dan juga siswanya dapat mengetahui secara langsung komposisi yang ada pada kendaraan Mitsubishi Motors. Ke depan, dengan mempelajari kendaraan Mitsubishi Motors, para siswa dapat memiliki keterampilan dan pengetahuan otomotif tekini serta dapat menjadi bekal siswa dalam memasuki dunia kerja.