Mitsubishi Outlander PHEV Bisa Diandalkan Aktivis Kemanusiaan

Mitsubishi Outlander PHEV Bisa Diandalkan Aktivis Kemanusiaan

KabarOto.com - Mitsubishi Outlander PHEV dibuat oleh para desainer di Jepang selain menjadi pendukung mobilitas harian, ternyata sumber energi yang tersimpan di baterainya bisa digunakan sebagai tanggap bencana.

Tentunya sudah dipersiapkan matang oleh peneliti dan pengembangan di Mitsubishi Outlander PHEV memberikan kenyamanan dalam hal kepemilikan. Sudah terbayang ketangguhannya, bahwa Outlander PHEV bisa digunakan di medan ekstrem karena didukung teknologi SUV dan menggunakan penggerak empat roda (4WD).

Baca juga: Mitsubishi Outlander PHEV Resmi Diproduksi di Thailand

Memanfaatkan energi baterai membantu penerangan di Majene, Sulawesi Barat



Sekitar bulan Februari 2021, saat bencana gempa Majene, Sulawesi Barat, tiga unit Mitsubishi Outlander PHEV, menunjukkan perannya sebagai mobil tanggap bencana di wilayah yang terdampak.

Energi baterai yang tersimpan di Mitsubishi Outlander PHEV, digunakan sebagai sumber listrik penerangan guna membantu tim Palang Merah Indonesia (PMI).

Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Naoya Nakamura, saat itu menyatakan bahwa Outlander PHEV dapat selalu memberikan bantuan untuk setiap aktivitas kemanusiaan.

Diyakini Outlander PHEV memiliki kemampuan discharging untuk menyalurkan tenaga listrik cadangan hingga 1.500 watt.

Digunakan sebagai mobilitas PMI



Nah, kekhawatiran dalam hal daya tahan juga harus diperhatikan pemiliknya. Perawatan baterai Outlander PHEV atau mobil listrik harus dihindari persentase baterai dalam kondisi rendah. Hal tersebut diungkapkan beberapa waktu lalu kepada KabarOto.

"Dijaga agar persentase baterai di kondisi 40% sampai 60%, apalagi ketika mobil tidak digunakan dalam waktu lama," sahut Boediarto.

Baca juga: Mitsubishi Outlander PHEV Cetak Sejarah di Rebelle Rally

Begitu juga jangan diisi penuh ketika mobil ingin disimpan lama. Sehingga pemilik harus rutin melakukan pengecekan energi yang terdapat di baterai.

Dirinya melanjutkan pengisian baterai disarankan memakai tegangan dari rumah, atau mengisi daya melalui sumber mesin.

Lokasi parkir juga harus diperhatikan, hindari lokasi bertemperatur tinggi atau terpanggang sinar matahari langsung. Sebab diyakini Boediarto bisa memengaruhi kapasitas baterai serta masa pakainya.