Nissan E-Power, Sudah Digunakan 500.000 Konsumen Jepang

Nissan e-Power, Sudah Digunakan 500.000 Konsumen Jepang Nissan Note diperkenalkan tahun 2016

KabarOto.com - Nissan Motor mengabarkan bahwa teknologi elektrifikasi e-Power di Jepang telah mencapai 500.000 unit. Merupakan perpaduan mesin bensin dan baterai listrik meningkatkan efisiensi dari penggunaan bahan bakar bensin.

Adapun e-Power merupakan sistem yang dikembangkan oleh Nissan memanfaatkan mesin bensin untuk menghasilkan sumber listrik untuk motor penggerak dan melajukan kendaraan.

Baca juga: Nissan Tingkatkan Efisiensi, Terobosan Baru E-Power

Teknologi mesin Nissan e-Power

Nissan mengklaim bahwa teknologi ini menghadirkan kesenangan berkendara lazimnya kendaraan listrik, senyap dan akselerasi halus. Sementara itu tetap singkat dalam waktu pengisian bahan bakar.

Teknologi e-Power debut pertamanya di Jepang pada tahun 2016, dipasangkan di Nissan Note. Semenjak itu, Note e-Power sangat diterima konsumen dan menjadi mobil terlaris di Jepang pada tahun 2018.

Nissan Serena e-Power



Selain itu pada tahun 2018, mobil populer Nissan Serena juga disematkan e-Power, kemudian menjalar ke Nissan Kicks e-Power pada Juni tahun lalu. Berlanjut Desember, All New Note diperkenalkan secara eksklusif terapkan generasi kedua e-Power.

Nissan Qashqai terbaru meluncur di Eropa pada Februari 2021 sekaligus semakin meluaskan sebaran teknologi e-Power. di Auto Shanghai 2021 penghujung bulan ini (21-28/4), akan menyebarkan e-Power di daratan TIongkok.

Baca juga: Angka Pemesanan Nissan Note e-Power Tembus 20.000 Unit

All New Nissan Note gunakan e-Power generasi kedua

Bagi Nissan, teknologi e-Power ini bagian dari tahapan mencapai karbon netral dan juga daur ulang produknya pada tahun 2050. Sedianya awal tahun 2030 setiap mobil anyar yang dipasarkan akan hadirkan elektrifikasi.

Nissan telah memposisikan e-Power sebagai pilar utama dalam strategi elektrifikasinya dan akan terus melanjutkan memperbanyak jajaran modelnya untuk memenuhi kebutuhan konsumen secara luas.