Nissan Skyline Pindah Haluan Pakai 2JZ

Nissan Skyline Pindah Haluan Pakai 2JZ Sumber : Kakikereta.com

KabarOto.com – Nissan Skyline R34 memang jadi salah satu mobil impian bagi para pecinta mobil JDM (Japanese Domestic Market), modelnya yang sporty dan performa dari mesin berkode RB jadi nilai lebihnya.

Selayaknya mobil di dunia yang memiliki rivalitas, seperti Mercedes-Benz dan BMW. Nissan Skyline juga punya saingan yakni Toyota Supra, dan serunya mesinnya pun menjadi persaingan sengit yaitu antara RB26DETT dan 2JZ.

Tapi bagaimana jika 2 rival ini menjadi satu? Mungkin akan jadi suatu hal menarik yah. Seperti yang dilakukan oleh modifikator asal Malaysia bernama Mohd Nizam. Ia mencangkok mesin 2JZ kedalam body Nissan Skyline GTR R34. Body tersebut dinilai sebagai pilihan alternatif tepat, bagi yang belum kesampaian memiliki GTR R34.

Baca Juga : Toyota HiAce Terkencang, Ganti Mesin Godzilla

Dari sisi eksterior, bagian bodi dibuat semirip mungkin dengan karakter GTR R34, penambahan aksesori seperti lips, side skirt, diffuser, spoiler besar khas balap, lalu spion berbahan karbon.

Bagian kaki-kakinya terlihat kekar dengan pelek khas JDM juga, yakni Rays TE37SL warna putih 19 inci, berbalut ban Achilles ATR Sport 275/30 ZR19. Dibalik pelek, terdapat rem berperforma tinggi dari AP Racing 6 pot untuk depan dan 2 pot standar belakang, serta suspensi menggunakan lansiran Tein.

Hal menarik tentu terdapat pada mesinnya, yakni 2JZ. Mesin ini dipilih karena populasinya cukup banyak, mobil lansiran Toyota seperti Supra, Aristo, Crown hingga Majesta semua menggunakan mesin ini. Tidak seperti RB26DETT yang hanya bisa ditemukan pada varian Skyline GTR saja.

Baca Juga : Menolak Tua Nissan Skyline GTX Makin Galak

Jeroan mesin juga semua sudah mengalami modifikasi, misalnya saja gasket menggunakan HKS 1,5 mm, porting dan polish kepala silinder, camshaft HKS 280 derajat, per klep BC, retainer klep titanium BC dan cam pulley HKS. Turbo-nya menggunakan HKS T51R KAI BB, lantas turbo tersebut disandingkan dengan manifold HKS V-Band, dipasang juga wastegate HKS 60mm, serta blow off valve HKS.

Sistem pendingin menggunakan intercooler HKS, tekanan boost juga dikontrol oleh GReddy Profec B Spec II. Lalu agar boost masuk lebih besar, throttle body juga diganti menggunakan Nissan VH45DE, dengan penyaring udara Blitz.

Sektor pengapian juga enggak boleh lupa nih, oleh karena itu fuel pump menggunakan Walbro agar bisa suplai lebih banyak ke ruang mesin, berpadu dengan injector Bosch 1.150 cc, dilengkapi koil Splitfire demi pembakaran maksimal. Dan semua kinerja mesin diatur oleh ECU Haltech Platinum Sport 2000.

Out put tenaganya diperkirakan mencapai angka 500 dk, dan demi menyalurkan semua tenaga ke roda, ada peran gearbox Getrag V161, dengan kopling OS Giken R Triple Plate, lengkap dengan penggerak LSD Tomei 2 way.

Untuk pernak pernik kabin, cukup sederhana kok ubahannya tapi tetap terlihat menarik dan sporty. Misalnya saja dengan penggunaan setir Nardi Torino, tuas transmisi Nismo, boost meter HKS, gauges GReedy, spidometer diganti kepunyaan BNR34, dan terakhir adalah bucket seat Recaro SR4 yang siap memeluk erat tubuh pengemudi ataupun penumpang depan.