Pandemik Covid-19, Mobil Dan Motor Disulap Jadi Kendaraan Unik Untuk Berniaga

Pandemik Covid-19, Mobil dan Motor Disulap jadi Kendaraan Unik Untuk Berniaga

KabarOto.com - Hal yang lazim ketika perekonomian dunia lesu akibat pandemik Covid-19. Banyak yang banting setir menjadi wirausahawan dadakan karena terpaksa keadaan. Namun, tak semua hal tersebut merupakan keterpaksaan selama dijalani sesuai minat dan hobi.

Melihat dari kacamata otomotif, banyak pula yang mulai berniaga menjajakan kebutuhan sehari-hari mulai makanan hingga peralatan rumah tangga dan otomotif. Menjadi unik karena dagangan tersebut ditawarkan dengan media mobil dan motor yang unik.

Contohnya Arul yang menjual berbagai keperluan baut hingga power tools yang dijajakan menggunakan Daihatsu Gran Max modifikasi. Mantan karyawan salah satu pusat perbelanjaan di Tangerang ini biasa ditemui di kawasan puja sera Reni Jaya, Jawa Barat.

Baca Juga: Ritual Motor Selesai Dibangun, Capital Choppers Langsung Geber Touring

"Kebetulan saya diberikan modal oleh kerabat dekat, saya dipercaya untuk mengelola usaha bernama Bagas Baut ini," ujar pemukim kawasan Binong, Tangerang itu saat diwawancarai KabarOto.

Pehobi motor modifikasi beraliran chopper tersebut sempat beberapa kali pindah lokasi sebelum akhirnya menetap di puja sera tersebut. "Karena satu dan lain hal, saya harus mencari lokasi yang cocok dan bisa mengakomodir barang dagangan saya yang menggunakan mobil ini," beber Buluk, sapaan akrabnya.

Gran Max tersebut dirombak menjadi sebuah blind van yang bisa memuat semua jenis baut, power tools hingga peralatan otomotif lainnya. Livery-nya pun didesain sendiri sesuai dengan tema yang diinginkan, "Kebetulan kita lagi ada give away helm juga nih, silahkan mampir untuk info lengkapnya," ujar pria yang tergabung di perkumpulan Capital Choppers itu.

Lain halnya dengan Bagas Baut yang menjual peralatan industri dan otomotif, ada Oyi Depp yang menjajakan kopi racikannya dengan skuter klasik di kawasan Jl Raya Ciater, samping SPBU BP didepan warnet dan ruko, Tangerang Selatan.

Baca Juga: Berawal Dari Mekanik Panggilan, Jond Scooter Shop Layani Semua Jenis Pengerjaan Vespa

Bang Depp, sapaan akrabnya, memulai bisnisnya ini beberapa bulan lalu. Sebelumnya, Ia adalah seorang yang aktif di bidang musik dan perfilman tanah air, sampai akhirnya ia harus banting setir demi memenuhi kebutuhan ekonominya setiap hari.

"Ya, bisa dikatakan setiap hari saya menawarkan kopi buatan saya disini, khusus untuk ojek online harganya Rp 4 ribuan, paling mahal ada varian seharga Rp 15 ribu," ujarnya.

Pria yang menjajakan kopinya diatas Vespa PTS berkelir biru itu bilang, rasa kopi yang sama dengan yang biasa dijual di coffee shop kecil, ia bisa menjual dengan harga lebih terjangkau tersebut dengan alasan mencari keberkahan dalam berniaga dan biaya produksi yang lebih minim.

"Waktu itu Vespa PTS saya ini ditawar orang dengan harga menggiurkan. Posisi saya memang sedang butuh sekali uangnya. Tapi daripada saya jual Vespa saya pikir-pikir lebih baik jual kopi, haha," kekehnya.

Bang Depp kerap dikunjungi orang yang sekadar lewat dan mampir untuk mencicipi kopi buatannya, hingga saudara-saudara skuterisnya yang sekaligus mencari suasana malam untuk sekadar melepas penat.

Ia biasa ditemui di kawasan tersebut mulai lepas Maghrib hingga larut malam, "Tentatif sih tutupnya, kalau ada kawan-kawan yang bercengkrama ya bisa lebih larut malam lagi, tapi normalnya ya jam 12 malam," tutupnya.

Semangat lewati pandemik, ya!