Lebih Dari 20 Kamera ETLE Siap Pantau Pemudik Di Tol Trans Jawa

Lebih dari 20 Kamera ETLE Siap Pantau Pemudik di Tol Trans Jawa Jalan tol Trans Jawa akan terapkan ganjil genap (Foto: KO)

KabarOto.com - Ganjil genap akan diterapkan di beberapa ruas tol yang menjadi jalur mudik Lebaran 2022. Untuk lebih mengoptimalkan pengawasan, Korlantas Polri akan menggunakan kamera tilang elektronik.

Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Surhanan saat diskusi secara virtual, Senin (18/04) mengatakan, Polri sudah memasang puluhan kamera ETLE. "Ada 21 kamera yang sudah kami setting untuk mengawasi ganjil genap. Jadi tetap diawasi oleh kamera,” jelasnya.

Baca Juga: Berikut 4 Rute Pengalihan Arus One Way Mudik Lebaran 2022

Ia menambahkan, Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas, dalam mencegah kemacetan saat mudik Lebaran 2022 dengan skeman ganjil genap dan sistem satu arah di ruas jalan tol. Skema ini mulai berlaku dari Km 47 Gerbang Tol Cikampek sampai Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.

Pintu tol Cikampek menjadi gerbang utama warga Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur (Foto: KO)

Ganjil genap dan sistem satu arah ini mulai diberlakukan pada 28 April sampai 1 Mei. Dilanjutkan pada arus balik 6 Mei sampai 9 Mei 2022. “Ganjil genap yang kami lakukan pada ruas-ruas yang melakukan one way," tambahnya.

Pada Kamis, 28 April 2022, one way dimulai dari pukul 17.00 sampai dengan 24.00 WIB, dari Km 47 Tol Jakarta Cikampek sampai Kalikangkung. "Di ruas itulah diberlakukan gage, ini mengurangi 50 persen masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui jalan tol ini,” terang Aan lagi.

Selain itu, Pemerintah Daerah juga memberlakukan ganjil genap di tempat-tempat wisata. Namun, kebijakan ini diberlakukan situasional, saat aus lalu lintas di jalur wisata padat. Mudik Lebaran tahun 2022 ini, Pemerintah prediksi ada sekitar 79,4 juta orang akan pulang ke kampung halaman, dan 40 juta di antaranya menggunakan kendaraan pribadi.

Baca Juga: Kemenhub Tidak Menyarankan Mudik Menggunakan Sepeda Motor, Ini Alasannya

Sebanyak 26 juta kendaraan roda empat akan menggunakan jalan tol, sementara jalur arteri akan dipenuhi oleh kendaraan roda dua. Menurut Aan, diperkirakan akan terjadi lonjakan di jalan tol. Dari pengamatan akhir pekan pada saat jam padat, sekitar 67.000 sampai 73.000 kendaraan dalam satu hari melintasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek.