Pemerintah Targetkan 10 Ribu SPBKLU Dan SPKLU Terpasang Di Indonesia

Pemerintah Targetkan 10 Ribu SPBKLU dan SPKLU Terpasang di Indonesia SPBKLU di kantor Dirjen Ketenaga Listrikan, Kementerian ESDM

KabarOto.com - Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-75 tahun 2020, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan fokus untuk mendukung insfrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.

Dia antaranya menghadirkan lebih banyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Untuk SPBKLU, saat ini sudah beroperasi di 9 daerah seperti Jakarta Selatan 6 unit, Tangerang 1 unit dan Tangerang Selatan 2 unit.

Baca Juga: Oyika Tawarkan Solusi Baterai Untuk Motor Listrik

Dirjen Ketenaga Listrikan kementerian ESDM, Rida Mulyana menyatakan, rencananya akan terus ditambah ke berbagai daerah. "Sesuai roadmap, tahun 2025 ada 10 ribu unit, dan 2030 15.625 unit," papar Rida saat perayaan Hari Listrik Nasional ke-75 secara virtual, Selasa (03/11).

Untuk memudahkan para pengguna kendaraan listrik, khususnya sepeda motor, kementerian ESDM melalui Dirjen Ketenaga Listrikan sudah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya Oyika, produsen motor listrik asal Singapura yang menawarkan solusi baterai untuk motor listrik.

"Pengguna motor listrik bisa menukar baterai yang sudah terisi di rak penyimpanan SPKLU," terang Rida lagi. Pengguna hanya memakan waktu 3 menit saja untuk mengganti baterai lama. Waktu ini lebih ini lebih singkat dari pengisian baterai full yang memakan waktu hingga 4 jam.

Sementara itu, untuk charging station (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) mobil listrik saat ini total ada 62 unit, di 37 lokasi. Sesuai dengan roadmap, rencananya tahun 2025 dan 2030 akan terus bertambah," tambahnya.

Baca Juga: Selain Kendaraan Listrik, Perusahaan Ini Bangun Pabrik Baterai Di Batam

SPKLU untuk mobil nantinya akan ditempatkan di pusat perbelanjaan, perkantoran, apartemen, bandara, pull taksi dan lainnya.