Penjualan Daihatsu Xenia Menurun, ADM Ungkap Penyebabnya

Penjualan Daihatsu Xenia Menurun, ADM Ungkap Penyebabnya Daihatsu Xenia di GIIAS 2021 (Foto: KabarOto)

KabarOto.com - Penjualan Daihatsu Xenia hanya 60 unit wholesales (pabrik ke diler) pada Mei 2022 lalu. Angka tersebut, membuat LMPV itu tidak masuk ke dalam 20 mobil terlaris di Indonesia.

Bukan hanya Mei, Maret lalu pengiriman dari pabrik ke dealer untuk Xenia mengalami penurunan, hanya 2.688 unit. Di bulan April, turun menjadi 1.333 unit.

Baca juga: Punya Banyak Fitur Keselamatan, All New Daihatsu Xenia Diklaim Semakin Aman

Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso menjelaskan, pihaknya menjaga antara penjualan wholesale dan retail sales (dari diler ke konsumen).

All New Daihatsu Xenia (Foto: KabarOto)

"Antara wholesale dan retail sales harus menjaga keseimbangan suplai dan demand supaya level stok terjaga dengan baik," terang Hendrayadi, di Mandao, Selasa (21/06). Namun, pria berkacamata ini menuturkan, meski wholesale Xenia baru 60 unit, retail sales di atas seribu.

Hendrayadi juga menjelaskan, saat ini ada pembagian produksi untuk model dengan permintaan tertinggi. "Nah jadi kenapa, intinya kita harus mengatur pembagian produksi di ADM, supaya model lain yang kami anggap membutuhkan suplai lebih tinggi bisa dialihkan kesana," tambah dia.

Baca juga: Profil All New Daihatsu Xenia

Tak ada isu besar yang membuat wholesales menurun, hanya pembagian produksi saja. Menurunnya penjualan Mei, karena bulan Mei hari kerjanya lebih pendek, dan ada libur lebaran, sehingga mempengaruhi proses produksi.

"Karena bulan Mei aktivitas kerja paling pendek sekitar 19 hari, biasanya sampai 25 hari, maka produksi diatur sedemikian rupa untuk bisa suplai ke model lain," tambah Hendrayadi. Permasalahan hanya pengaturan suplai dan demand saja menurut dia.