Penjualan Mobil Bekas Tak Terdampak Perpanjangan PPnBM 0 Persen

Penjualan Mobil Bekas Tak Terdampak Perpanjangan PPnBM 0 Persen Mobil-mobil yang dijual di diler Indigo Auto

KabarOto.com - Terkait kebijakan PPnBM 0%, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang insentif berupa diskon pajak atas penjualan barang mewah hingga Agustus 2021.

Kebijakan ini sekaligus membuat Kemenkeu merevisi peraturan sebelumnya, yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.20/2021 tentang PPnBM atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Anggaran 2021.

Beberapa Agen Pemegang Merek (APM) yang produknya mendapat relaksasi, pemesanan kendaraan meningkat. Akibatnya, konsumen harus menunggu sampai 3 bulan untuk mendapatkan mobil-mobil impiannya.

Baca Juga: Setelah Lebaran, Mobil Bekas Harga Rp150 Jutaan Jadi Paling Laris

Jika masyarakat diberi keringanan harga untuk membeli mobil baru, bagaimana dengan penjualan mobil bekas? Yudi, pemilik diler mobil bekas Indigo Auto menjelaskan, mulai Maret 2021 lalu, bisnis otomotif used car seperti ombak. Dengan kata lain dipermainkan dengan PPnBM.

Yudi dan konsumen di depan diler miliknya

"Saat ada PPnBM konsumen ke mobil baru, saat mobil baru stoknya kosong, beralih lagi ke mobil bekas," terangnya, kepada KabarOto.com. Saat ini secara data pemesanan diler mobil baru memang naik luar biasa. Tapi menurut dia, tidak memberi dampak ke penjualan mobil bekas. "Karena itu ya, stok kosong, inden lama, jadi orang berpikir mending beli mobil bekas," terang pemilik diler yang ada di bilangan Gading, Serpong, Tangerang Selatan ini.

Tak memiliki dampak dari PPnBM menurut Yudi, karena memang konsumen bingung, harga yang ditetapkan berubah-ubah. "Konsumen juga takut nanti setelah beli mobil harga berubah lagi, menyesuaikan PPnBM yang ditetapkan, bener-bener dibuat bingung mereka," tambahnya.

Saat ini,menurut Yudi, faktor utama bukan permasalahan PPnBM, konsumen lebih takut dan konsen dengan kesehatan. "Jadi terus terang market agak sedikit stagnan, tapi tetap bergulir kebutuhan tetap ada. Isunya tetap Covid," jelasnya lagi.

PPnBM menurutnya bukan isu, diperpanjang dan tidak, masyarakat tetap membutuhkan mobil. "Masyarakat kan tetap butuh mobil untuk beraktivitas, jadi tetap ada pasar untuk mobil bekas," tambah Yudi.

Baca Juga: Pilihan Mobil Bekas Di Segmen SUV, Harga Mulai Rp200 Jutaan

Hal itu dibuktikan dengan jumlah penjualan yang dicatat oleh Indigo Auto. Dalam satu bulan, diler ini menjual 15 sampai 20 unit mobil. "Satu bulan rata-rata 15 sam[ai 20 mobil lah mas," tutup Yudi.