Penyebab dan Cara Mengatasi Lampu Depan Motor yang Sering Putus

Dimas Satrio Utomo
Dimas Satrio Utomo 16 Jan 2018 - 14:18
Penyebab dan Cara Mengatasi Lampu Depan Motor yang Sering Putus
Lampu depan motor Vespa (Dimas Satrio/Kabaroto)

KabarOto.com - Lampu merupakan komponen penting dalam kendaraan bermotor. Lampu berguna sebagai alat penerangan saat berkendara di malam hari.

Lampu sepeda motor memiliki berbagai jenis, di antaranya lampu depan, sein, lampu stop (belakang) dan lampu speedometer. Lampu-lampu tersebut memiliki fungsi dan tugas berbeda dalam sistem penerangan motor.

Di kota-kota besar di Indonesia, diberlakukan aturan menyalakan lampu di siang hari, yang berguna untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Baca Juga: Cara Mengenali BPKB Asli atau Palsu

Namun, kadang kita mengalami nasib sial saat berkendara ternyata bohlam lampu depan motor putus di tengah jalan. Risiko yang harus ditanggung adalah terkena tilang polisi dan juga bisa membahayakan nyawa pengendara lain yang datang dari arah berlawanan, khususnya di malam hari.

Kabaroto.com mencoba membahas penyebab lampu depan sepeda motor gampang mati atau istilah lainnya putus.

1. Kiprok Sudah Rusak

Kiprok memiliki fungsi sebagai pengarah tegangan dari sepul dan membatasi besarnya tegangan yang akan menuju ke aki motor dan sistem kelistrikan motor.

Kiprok yang rusak bisa mengakibatkan arus listrik menuju ke lampu menjadi berlebihan. Hal ini menyebabkan lampu cepat panas lalu putus.

Selain itu, juga kalau menemui bohlam lampu utama motor yang sering mati saat motor digas full hal itu patut dicurigai kemungkinan besar kiprok sudah rusak. Untuk mengatasinya, segera ganti dengan kiprok baru.

2. Rumah Lampu

Rumah lampu atau dudukan lampu sudah jelek atau goyang. Hal ini juga sangat mempengaruhi kesehatan lampu motor. Untuk itu, jika mengalami hal itu sebaiknya sobat wajib mengganti dudukanya agar bohlam lampu tak sering mati.

3. Spull Erorr

Spull penerangan error sehingga tidak bisa bekerja secara normal. Sehingga hal ini mengakibatkan arus yang masuk menuju kiprok tidak sesuai standar. Untuk mengatasinya, silahkan gulung ulang spull atau jika tidak mau repot, ganti saja dengan yang baru.

Baca Juga: Ukuran Gir dan Rantai Motor yang Wajib Diketahui

4. Socket Kotor

Gangguan yang sering terjadi pada socket yaitu banyaknya kotoran yang menempel pada ujung socket, pemasangan yang tidak sempurna pada socket juga membuat lampu motor tidak dapat menyala. Jadi dalam proses pemasangan harus diperhatikan.

5. Saklar Karatan

Saklar merupakan komponen lampu yang berfungsi untuk mematikan atau menyalakan lampu. Gangguan yang paling sering terjadi pada komponen ini yaitu banyaknya kotoran atau karatan yang dapat menggangu dan menghambat arus listrik yang masuk ke dalam lampu.

Cara mengatasinya ialah lepas saklar dan bersihkan karat atau kotoran menggunakan amplas halus, atau bisa juga dengan cairan anti-karat.

6. Kualitas Bohlam

Untuk yang asli atau original bawaan pabrikan (motor baru) biasanya akan lebih tahan lama dan kualitas cahayanya yang lebih terang. Namun jika sudah pernah diganti, walaupun suku cadang yang asli tampaknya tidaklah sebaik yang pertama, tetapi walaupun begitu tetaplah pilih kuaitas yang hampir sama dengan kualitas pabrikan.

Itulah sedikit tips dari kami yang bisa anda praktekkan saat memperbaiki lampu depan sepeda motor Anda. Semoga tips di atas bisa bermanfaat bagi sobat kabaroto.

Editor : ballian