Penyebab Harga Mobil Listrik Bekas Anjlok, Depresiasi Hingga 50 Persen

M. Sigit
M. Sigit
Selasa, 10 Maret 2026
 Penyebab Harga Mobil Listrik Bekas Anjlok, Depresiasi Hingga 50 Persen

Wuling Air ev (Foto: KabarOto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Harga mobil listrik bekas anjlok di pasar mobil bekas di Indonesia. Musabab, depresiasinya mencapai 50 persen dalam waktu 3-4 tahun.

Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar menjelaskan ada dua faktor utama yang menyebabkan turunnya harga mobil listrik bekas di Indonesia.

Faktor pertama adalah hadirnya produk-produk lain yang lebih canggih.

"Depresiasi, turunnya lumayan. Sekarang strategi pabrikan berbeda, misalnya untuk 2 ribu unit pertama mendapatkan harga khusus," kata Agung.

Baca Juga: Mercedes-Benz Belajar dari Tiongkok, Mobil Listrik Baru Pakai Teknologi Geely

Hyundai Ioniq 5

Garansi Mobil Listrik

Penyebab kedua adalah kondisi baterai yang menurun dari tahun ke tahun. Belum lagi garansi yang tidak berlaku saat kendaraan berpindah tangan pemilik.

"Beberapa mobil listrik garansi baterainya akan hangus jika unitnya pindah tangan. Kita lihat penyebabnya seperti itu," jelas Agung.

Menurutnya, ada mobil listrik yang umurnya sudah 3-4 tahun, misalnya Wuling Air ev dan Hyundai Ioniq 5. Ada yang lain juga seperti BYD dan Chery, tapu jumlahnya masih sedikit, harganya belum terbentuk.

Baca Juga: Mobil Listrik Bekas Masih Sepi Peminat, Pemilik Mesti Siap Jual Rugi

Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas

"Tapi kalau harganya sudah stabil seperti Air ev dan Ioniq 5 penurunan harganya lumayan, tiga tahun bisa 50 persen," jelas Agung.

Sebagai gambaran, Hyundai Ioniq 5 pemakaian tiga tahun, harga bekasnya sekitar Rp 350 jutaan, padahal barunya Rp 800 jutaan.

"Sekarang Ioniq 5 sekarang yang tahun 2022 sekitar Rp 350 jutaan. Air ev juga, karena policy diskon mobil listrik baru lumayan tinggi. Sudah banyak yang lebih bagus dan lebih murah," tutup Agung.

Tags:

#Pasar Mobil Listrik Bekas #Mobil Listrik Bekas #Harga Mobil Listrik Bekas
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan