Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Penyebab Mobil Mesin Modern Masih Terasa Boros, Ini Kesalahannya

Sabtu, 23 Mei 2026
Penyebab Mobil Mesin Modern Masih Terasa Boros, Ini Kesalahannya

Penyebab Mobil Mesin Modern Masih Terasa Boros, Ini Kesalahannya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Kendaraan modern yang dipasarkan di Indonesa rata-rata memiliki mesin yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, termasuk dari sisi efisiensi bahan bakar. Beberapa pabrikan pun melengkapinya dengan fitur indikator eco-driving.

Efisiensi kendaraan atau eco-driving juga dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti metode berkendara sang pengemudi sendiri sampai berkaitan dengan perlakuan terhadap perawatan mesin dan lainnya,

ujar Shendy Andhika dari Curb Motorsport.

Baca Juga: Pilih Knalpot Harian dan Balap Enggak Bisa Asal, Ini Kata Ahlinya

Muatan Berlebihan

Contohnya, hal sesimpel tekanan angin ban yang kurang membuat mobil butuh tenaga ekstra untuk bergerak. Apalagi dalam kondisi stop and go di tengah kemacetan jalan. Oleh karena itu, periksa tekanan ban agar sesuai rekomendasi pabrikan, targetnya adalah konsumsi bensin terjaga optimal.

Setiap mobil punya batas maksimal beban yang bisa diangkut. Mobil yang melebihi kapasitas muatan dapat dipastikan membutuhkan tenaga lebih besar sehingga boros bensin. Tidak membawa muatan melampaui kemampuan mobil juga terkait keamanan di jalan.

Baca Juga: Serba Serbi Perawatan Kondensor AC Mobil, Cek Sob!

Kebiasaan buruk yang kerap dilakukan pengemudi adalah berkendara agresif, yang membuat pengemudi ingin selalu memacu mobil. Akibatnya, mesin berusaha memenuhi kebutuhan tenaga dengan menambah suntikan BBM ke ruang bakar. Komputer mesin juga menganggap gaya berkendara sebagai karakter standar sehingga boros bensin,

lanjutnya.

Melakukan Modifikasi Mobil

Ia bilang, penggantian pelek dengan ukuran lebih besar bakal membuat mesin mobil bekerja ekstra. Ditambah biasanya juga mengganti ban dengan telapak lebih lebar sehingga butuh tenaga lebih besar untuk berjalan. Khususnya kalau ditambah spoiler yang menambah bobot mobil dan meningkatkan downforce.

Modifikasi untuk membuat mesin lebih responsif dan bertenaga justru membuat konsumsi bensin meningkat. Penambahan aksesori lain yang memakan daya listrik juga membuat mesin butuh tenaga tambahan.

Menggunakan BBM sesuai rekomendasi menjaga kesempurnaan proses pembakaran mesin. Konsumsi bahan bakar akan semakin boros jika menekan pedal gas lebih dalam akibat terjadinya knocking yang dipicu oleh penggunaan bensin tidak sesuai kebutuhan mesin.

Sesimpel terlambat mengganti oli mesin membuat sifat kimianya berubah dan kemampuan melumasi mesin turun drastis. Tidak hanya mengurangi usia pakai komponen, tapi juga membuat mesin bekerja lebih berat lantaran fungsi pelumas sudah tidak optimal,

wantinya.

Beberapa mobil juga kini dilengkapi mode berkendara ECO yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi pemakaian bahan bakar. Memang reaksi dan tenaga mobil berkurang, namun masih memadai di jalan perkotaan. Karena itu, gunakan mode ini untuk mengurangi konsumsi BBM.

Tags:

#Tips Mobil #Tips Berkendara #Tips Berkendara Mobil
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kipli

Hobinya di ranah otomotif terutama bidang modifikasi dan olahraga balap roda 2 dan 4, menuntunnya selepas pensiun di dunia tersebut menjadi jurnalis di kabaroto.com
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan