Persaingan Lewis Hamilton Dengan Max Verstappen Makin Panas

Persaingan Lewis Hamilton dengan Max Verstappen Makin Panas Sumber: Formula 1

KabarOto.com - Peta persaingan pembalap Formula 1 kini terfokus antara Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas) dan Max Verstappen (Red Bull Racing), kedua pembalap terlibat persaingan ketat pada musim 2021 ini. Setelah peningkatan performa baik mesin dan pengembangan desain RB16B, Verstappen mampu mengimbangi laju mobil juara dunia F1 7 kali, Hamilton.

Mobil yang kompetitif itulah yang membuat Verstappen memenangi beberapa seri balapan pada musim 2021 ini, menutup dominasi Mercedes-AMG Petronas seperti pada musim-musim sebelumnya.

Setelah kasus tabrakan terjadi di seri Inggris dan Hungaria, tensi persaingan dua pembalap ini makin memanas. Dua kali Verstappen disingkirkan dari lintasan, pertama bersenggolan dengan Hamilton dan kedua akibat tabrakan oleh rekan satu tim Hamilton, Valtteri Bottas.

Baca juga: Kisah Williams Yang Akhirnya Bukan Privateer Team Lagi

Persaingan memanas antara Verstappen dan Hamilton

Pada balapan yang terjadi di Sirkuit Monza, Italia pada hari Minggu kemarin (12/09), kembali terjadi insiden tabrakan antara Hamilton dengan Verstappen. Persaingan Hamilton-Verstappen meletus ke tingkat yang baru di sirkuit, ketika kedua pembalap berhadapan dengan tabrakan yang menghilangkan keduanya dari balapan.

Berawal dari pit stop lap 23, Verstappen memasuki pit untuk melakukan pergantian ban. Namun sayangnya perganian berjalan kurang mulus, kendala pemasangan roda belakang. Hal ini menyebabkan Verstappen kehilangan banyak waktu, otomatis pembalap Belanda tersebut harus memacu mobilnya untuk mengejar defisit waktu.

Rupanya lap berikutnya, Hamilton juga memasuki pit lane dan mengganti ban. Verstappen merasa harus berada di depan Hamilton, ia mengejar Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) setelah keluar pit lane. Hingga akhirnya melintas garis start/finis, Hamilton juga akan keluar pit lane dan tepat Verstappen berada di belakang.

Keduanya kemudian menuju ke Tikungan 1 sebelum melakukan kontak, Hamilton berusaha keras menjaga jalur racing line. Verstappen mencoba mengambil sisi dalam, sayangnya ia meluncur mengenai pembatas trotoar sosis mengakibatkan mobil terangkat dan menimpa W12 tunggangan Hamilton.

Baca juga: Gairah Formula 1 Telah Kembali

Tabrakan Verstappen dengan Hamilton

Beruntung ada Halo yang melindungi bagian kokpit, sehingga saat roda kiri belakang RB16B berada di atas W12 tidak langsung mengenai Hamilton. Kedua mobil memang terlihat tidak mengalami kerusakan yang parah, namun akan merugikan pada balapan seri selanjutnya.

Verstappen sempat mberkata melalui radi bahwa inilah akibatnya jika pembalap tidak memberikan ruang. Namun hal itu dibantah Hamilton, "Saya berada di depan saat memasuki tikungan, dan hal berikutnya yang saya tahu, saya tebak Max melewati trotoar kedua atau semacamnya dia jelas tahu dia tidak akan berbelok di tikungan dan dia menabrak saya,” tegas Hamilton.

Hamilton memang berusaha untuk mengeluarkan mobilnya dari kerikil, tetapi dengan Red Bull Racing terjebak di atasnya, pembalap Inggris itu tidak punya pilihan selain mengikuti Verstappen dan turun dari mobilnya untuk mengakhiri balapannya.

Kedua pembalap lantas saling membela diri kepada media setelah balapan, setelah beberapa jam berunding, Verstappen dianggap bersalah dan dia diberikan penalti tiga grid ditambah dua poin penalti. Ini menjadi hukuman pertama Verstappen dalam periode seri musim 2021 ini.

Baca juga: F1 Italia 2021, Kemenangan Besar Untuk McLaren

Verstappen langsung keluar dan meninggalkan lokasi tabrakan

“Petugas mendengar dari pengemudi mobil 33 (Max Verstappen), pengemudi mobil 44 (Lewis Hamilton) dan perwakilan tim, meninjau bukti video dan memutuskan bahwa pengemudi Mobil 33 yang paling bertanggung jawab atas tabrakan dengan Mobil 44 di Tikungan 2,” ujar petugas dalam sebuah pernyataan.

Petugas juga mengamati rekaman CCTV, mereka mengatakan Hamilton mengemudi di garis penghindar, meskipun posisinya menyebabkan Verstappen masuk ke trotoar. Namun lebih lanjut, petugas mengamati bahwa Verstappen sama sekali tidak berada di samping Hamilton sampai secara signifikan memasuki tikungan 1.

Bos Red Bull Christian Horner mengatakan dia merasa kecelakaan itu adalah akibat dari insiden balap, tetapi menambahkan bahwa tim tidak akan mengajukan banding atas putusan tersebut. “Kami kecewa dengan penalti tiga grid, tetapi menerima keputusan stewards,” katanya.

Horner menambahkan bahwa mereka merasa apa yang terjadi antara Verstappen dan Hamilton adalah insiden balapan yang sebenarnya.

"Anda dapat berdebat untuk kedua belah pihak tetapi pada akhirnya membuat frustrasi dan mengecewakan melihat kedua mobil keluar dari balapan dalam apa yang terbukti menjadi kejuaraan yang menarik. Hal utama hari ini adalah Halo akhirnya melakukan tugasnya dan tentu saja ini bukan cara yang kami inginkan untuk menyelesaikan balapan," tutup Horner.

Makin sengit saja persaingan Hamilton-Verstappen, balapan selanjutnya di Rusia (24-26 September) akan makin memanaskan persaingan menuju titel juara dunia F1 2021.