Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Persiapan Kendaraan Niaga untuk Perjalanan Jauh, Jangan Lupakan Ini

Minggu, 19 Juni 2022
Persiapan Kendaraan Niaga untuk Perjalanan Jauh, Jangan Lupakan Ini

Kipli/Hankook

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Menjelang tanggal-tanggal sibuk, para pengendara niaga biasanya akan lebih banyak melaksanakan perjalanan untuk transportasi logistik barang maupun transportasi.

Ditambah infrastruktur jalan tol yang telah dibangun seperti tol Cipali, dan tol lintas Sumatera juga telah mendukung perjalanan darat jarak jauh.

National Sales Manager TBR (Truck & Bus Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia, Ahmad Juweni menyatakan kesehatan kendaraan perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

“Beberapa komponen kendaraan harus di cek kembali seperti kondisi rem, kemudi, visibilitas (termasuk lampu, kaca, wiper) dan ban,” ujar Ahmad, sapaan akrabnya.

Baca juga: Mitsubishi Buka Diler Kendaraan Penumpang Dan Niaga Ringan Di Indramayu

Secara teori, kendaraan memang harus dicek secara berkala, namun khusus sebelum perjalanan jarak jauh, pemilik dan pengemudi kendaraan niaga harus melakukan pengecekan kembali untuk memastikan tidak ada kendala saat diperjalanan.

Berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), perjalanan jarak jauh merupakan perjalanan dengan minimal jarak 250 kilometer atau minimal 4 jam perjalanan.

Pertama, selain melakukan perawatan rutin sebagaimana disarankan oleh pabrikan mobil, pastikan untuk melakukan pengecekan kendaraan dan komponennya sebelum melakukan perjalanan panjang. Hal tersebut diperlukan untuk memberikan waktu yang cukup untuk memperbaiki kerusakan pada kendaraan.

Baca juga: Kesiapan Bengkel Mitsubishi KTB Fasilitasi Kendaraan Komersial Euro4

Kedua, persiapkan perkakas darurat. Walaupun sudah memeriksakan kendaraan sebelum perjalanan, membawa perkakas darurat sangat dibutuhkan untuk kondisi yang tidak diduga. Perkakas tersebut meliputi kunci pembuka ban, dongkrak, P3K, segitiga pengaman hingga ban cadangan.

Ketiga, istirahat secara berkala. Selain untuk mengistirahatkan diri, momen beristirahat ini juga bisa mengistirahatkan mesin kendaraan.

“Secara teknis, ketika kendaraan sudah dirawat secara baik, maka kendaraan tersebut bisa digunakan untuk perjalanan berjam-jam. Namun, kita harus mengingat tentang temperatur kendaraan yang harus kita jaga agar tidak overheating,” ujar Ahmad.

Keempat, berkendara pada kecepatan yang stabil. Menjaga stabilitas kecepatan kendaraan bisa mengefisienkan bahan bakar juga keselamatan berkendara.

Dalam perjalanan jauh, melajukan kendaraan melebihi batas kecepatan yang disarankan agar cepat sampai tujuan bisa menimbulkan risiko kecelakaan. Karena dengan kecepatan tinggi dan tidak stabil dapat menyulitkan akselerasi yang mendadak.

Kelima, pilih ban yang dapat menunjang perjalanan. Ban yang merupakan bagian yang bersentuhan langsung dengan jalanan harus dalam kondisi yang prima. Disarankan untuk menggunakan ban yang tangguh di segala musim dan kondisi jalanan.

Tags:

#Tips Mobil
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kipli

Hobinya di ranah otomotif terutama bidang modifikasi dan olahraga balap roda 2 dan 4, menuntunnya selepas pensiun di dunia tersebut menjadi jurnalis di kabaroto.com
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan